Peredaran Sabu Dikendalikan dari Lapas, Kalapas Pangkalpinang Angkat Bicara
Polres Belitung mengungkap peredaran sabu seberat 80,69 gram yang diduga dikendalikan oleh narapidana di Lapas Narkotika Pangkalpinang.
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Polres Belitung mengungkap peredaran sabu seberat 80,69 gram yang diduga dikendalikan oleh narapidana di Lapas Narkotika Pangkalpinang.
Menanggapi tudingan tersebut, Kalapas Novriadi menyatakan bantahannya dan menegaskan komitmen institusinya dalam memberantas narkoba, sembari menunggu koordinasi resmi dari pihak kepolisian.
Berikut ulasan lengkapnya
Jajaran Satres Narkoba Polres Belitung kembali menunjukan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Dalam kurun waktu dari tanggal 20 Februari sampai 3 Maret 2026, mereka mengamankan barang bukti sabu dengan total 80,69 gram.
Baca juga: Video: Polres Belitung Sita 80,69 Gram Sabu, Diduga Kendali Lapas Pangkalpinang
Sedangkan tersangka berjumlah enam orang laki-laki yang diamankan dari lokasi dan hari berbeda.
Diduga, narkotika jenis sabu hampir satu ons itu berasal dari balik Lapas Narkotika di Pangkalpinang.
"Dari seluruh keterangan tersangka yang kami periksa, tersangka mengakui bahwa barang bukti narkotika jenis sabu ini dikendalikan dari narapidana yang ada di Lapas Sustik di Pangkalpinang," ujar Kasatres Narkoba Polres Belitung, AKP Martuani Manik saat menggelar konfrensi pers pada Rabu (4/3/2026).
Manik menilai peredaran sabu di wilayah Belitung ini juga perlu perhatian serius.
Sebab dari tiga tangkapan terakhir, jumlah barang bukti rata-rata di atas 10 ons.
"Tidak ada lagi nol koma, nol koma. Mereka yang kami tangkap ini murni kurir dan pengedar serta pemain lama," katanya.
Manik menambahkan sementara ini jajarannya masih terus melakukan pengembangan atas perkara tersebut.
Bahkan, mereka sudah meminta para tersangka menghubungi diduga pemilik bandar tapi tidak ada jawaban.
"Kami terus melakukan upaya penyelidikan yang tidak bisa kami sampikan di sini," kata Manik.
Sebelumnya, Manik sempat menjelaskan kronologis penangkapan enam tersangka.
| Bikin Heboh, Ternyata Awal Mula Wacana War Ticket Naik Haji Tanpa Antri dari Menhaj |
|
|---|
| Godzilla El Nino Berlebihan, BMKG Akui Kemarau 2026 Lebih Kering tapi Tak Seekstrem 2015 |
|
|---|
| Polda Babel Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika |
|
|---|
| Video: Pemkab Bangka Selatan Salurkan Drone Pertanian untuk Efisiensi Produksi Padi |
|
|---|
| Isi Ceramah Jusuf Kalla di UGM yang Disorot, Konflik Poso-Ambon Jadi Polemik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260304-Kasatres-Narkoba-Polres-Belitung-AKP-Martuani-Manik.jpg)