Berita Bangka Selatan
Kodam II/Sriwijaya Dorong Pemda Ajukan Program TMMD, Prioritaskan Pembukaan Jalan Desa
Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin mengatakan, pelaksanaan TMMD pada dasarnya berangkat dari kebutuhan yang diusulkan
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya mendorong pemerintah daerah untuk aktif mengajukan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Langkah tersebut sebagai upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dan daerah terluar. Program tersebut ditargetkan terus berlanjut setiap tahun dengan prioritas utama pembukaan akses jalan desa.
Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin mengatakan, pelaksanaan TMMD pada dasarnya berangkat dari kebutuhan yang diusulkan oleh pemerintah desa dan daerah.
Bukan semata-mata program yang ditentukan dari tingkat pusat. Biasanya yang diajukan adalah kebutuhan yang memang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama pembukaan jalan.
“Program TMMD berikutnya itu pengajuannya dari bawah, bukan rutin ditentukan dari atas,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: TMMD di Desa Penutuk Tuntas, Jalan 5,5 Kilometer sudah Bisa Digunakan Masyarakat
Iwan Ma’ruf Zainudin menjelaskan, pemerintah desa dapat mengusulkan lokasi pembangunan melalui pemerintah daerah.
Usulan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak TNI untuk dipertimbangkan menjadi sasaran kegiatan TMMD pada tahun berikutnya.
Sebagai contoh, kata dia, Desa Penutuk di Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.
Wilayah itu telah menjadi lokasi pelaksanaan TMMD ke-127 yang berhasil membuka akses jalan sepanjang lima kilometer bagi masyarakat.
Ke depan, desa lain juga dapat mengajukan program serupa jika memiliki kebutuhan pembangunan yang mendesak. Karena banyak program kegiatan yang dilakukan melalui program TMMD, dari pembangunan fisik dan nonfisik.
“Misalnya Desa Penutuk sudah mendapatkan program TMMD, maka desa lain bisa mengajukan lagi. Harapannya setiap tahun selalu ada kegiatan TMMD yang dilaksanakan,” ucap Iwan Ma’ruf Zainudin.
Menurutnya, program TMMD selama ini terbukti mampu membantu percepatan pembangunan desa. Terutama dalam membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Infrastruktur jalan menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan terbukanya akses jalan, masyarakat dapat lebih mudah mengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan produksi lainnya.
Selain mengandalkan dukungan anggaran dari TNI Angkatan Darat, pelaksanaan TMMD juga dapat diinisiasi langsung oleh pemerintah daerah. Kepala daerah memiliki ruang untuk menggelar kegiatan serupa meskipun tanpa dukungan dana dari pusat.
| Kurangi Sampah dan Cegah Iklim Memburuk, Pemkab Bangka Selatan Gencarkan Aturan Plastik |
|
|---|
| Pria Beristri Tergoda Kecantikan ABG Tetangga, Beri Uang Lalu Berbuat Asusila di Belakang Rumah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Kantongi Izin 9 Blok WPR, Luasnya Mencapai 703 Hektare |
|
|---|
| Kejari Bangka Selatan Terima Delapan Pelimpahan Perkara, Termasuk Komplotan Keluarga Narkoba |
|
|---|
| Tiga Pria di Lepar Curi Mesin Air Kantor Kecamatan, Uangnya Dipakai Beli Sabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Kasdam-II-Sriwijaya-di-Bangka-Selatan-ne.jpg)