Tribunners
WFH Sehari Sepekan, Antara Efisiensi Anggaran dan Pelayanan Publik
Efisiensi memang penting, tetapi pelayanan publik yang prima adalah tujuan utama yang tidak boleh dikompromikan.
Pada akhirnya, keberhasilan WFH tidak diukur dari seberapa besar anggaran yang dihemat, tetapi dari seberapa baik negara tetap hadir melayani warganya. Efisiensi memang penting, tetapi pelayanan publik yang prima adalah tujuan utama yang tidak boleh dikompromikan.
Work from home sehari dalam sepekan bukanlah pilihan antara efisiensi atau pelayanan publik, melainkan bagaimana keduanya dapat berjalan beriringan. Pemerintah dituntut untuk tidak hanya berhemat, tetapi juga tetap hadir secara optimal bagi masyarakat.
Pimpinan instansi wajib melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kinerja ASN selama
penerapan WFH. Seluruh output pekerjaan, baik yang dilakukan secara daring maupun luring, harus tetap memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Selain itu, instansi juga harus menyampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat apabila terdapat perubahan mekanisme pelayanan. Dengan diberlakukannya kebijakan ini, pemerintah berharap tercipta sistem kerja yang lebih fleksibel, efisien, dan tetap produktif, tanpa
mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260405_Tonghari.jpg)