Berita Pangkalpinang
UMKM Bermunculan di Pangkalpinang, Bukti Generasi Muda Berani Terjun ke Dunia Usaha
Menjamurnya UMKM juga mencerminkan keterbatasan lapangan kerja formal yang belum mampu menyerap tenaga kerja secara maksimal.
BANGKAPOS.COM,BANGKA - Maraknya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner di Kota Pangkalpinang, menjadi fenomena yang tak luput dari perhatian kalangan akademisi.
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung, Dr. Devi Valeriani, melihat geliat tersebut sebagai potret dinamika ekonomi yang memiliki dua sisi.
Di tengah ramainya angkringan dan lapak kuliner yang bermunculan, ia menilai ada semangat baru yang tumbuh, terutama dari kalangan generasi muda yang mulai berani terjun ke dunia usaha.
“Saya melihat ini sebagai hal positif. Banyak anak muda yang mulai berani membuka usaha dan tidak hanya bergantung pada pekerjaan formal,” katanya saat dibincangi Bangka Pos, Kamis (23/4).
Namun, di balik optimisme itu, terdapat realitas lain yang tidak bisa diabaikan.
Menurutnya, menjamurnya UMKM juga mencerminkan keterbatasan lapangan kerja formal yang belum mampu menyerap tenaga kerja secara maksimal.
“Ketika peluang kerja formal terbatas, masyarakat mencari alternatif dengan berwirausaha. Jadi ini juga menjadi sinyal bahwa sektor formal belum sepenuhnya menyerap tenaga kerja,” ujarnya.
Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya persaingan, terutama di sektor kuliner yang relatif mudah dimasuki.
Banyaknya pelaku usaha membuat pasar menjadi padat, sehingga tidak semua mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Yang buka memang banyak, tapi yang tutup juga perbandingan 2 dari 4 usaha yang tutup.
Persaingannya tinggi, dan pelaku usaha harus benar-benar punya daya saing,” katanya.
Dalam situasi seperti ini, Devi menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas sebagai kunci keberlangsungan usaha.
Tanpa diferensiasi yang jelas, pelaku UMKM akan sulit mempertahankan pelanggan, terlebih dengan karakter konsumen yang semakin dinamis.
“Mereka harus punya keunikan, harus berbeda. Karena konsumen sekarang, terutama generasi muda, sangat dinamis dan mudah berpindah,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan UMKM perlu diiringi dengan strategi ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.
| Jenna&Kaia Pangkalpinang Ajak Loyal Customer Fun Padel, Perkuat Komunitas Modest Wear |
|
|---|
| PNS Pembakar Kantor Dishub Babel Ternyata Pernah Diciduk Densus, Kini Terancam 9 Tahun |
|
|---|
| Ratusan Tenaga Medis Ikuti HOM-BASE di Pangkalpinang, Perkuat Kompetensi Dokter Tangani Kanker |
|
|---|
| May Day 2026, Disnaker Pangkalpinang Perkuat Sinergi Pekerja dan Pengusaha |
|
|---|
| May Day Jadi Momentum, Wali Kota Pangkalpinang Tegaskan Dukungan untuk Buruh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Dekan-Fakultas-Ekonomi-Universitas-Bangka-Belitung-Devi-Valeriani.jpg)