Berita Bangka Selatan
Jangan Asal Datangkan Ternak dari Luar Daerah, Warning Pemkab Basel ke Pedagang Kurban
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan para pedagang hewan kurban agar lebih selektif.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Rusaidah
“Sanitasi rutin meminimalkan risiko penyakit seperti antraks atau penyakit mulut dan kuku,” jelas Nurudin.
Ia menambahkan, hewan kurban yang dipelihara dalam lingkungan bersih akan menghasilkan daging berkualitas dan aman dikonsumsi masyarakat.
Baca juga: Nasib 3 Oknum Polda Babel Terseret Pencurian 538 Balok Timah PT PMP, Terendus Kawal Mobil Bawa BB
Pemerintah daerah ingin memastikan daging kurban yang beredar memenuhi standar ASUH atau aman, sehat, utuh, dan halal.
Selain itu, kebersihan kandang penting untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang bakteri pada hewan ternak.
Dirinya meminta masyarakat maupun pedagang memastikan sapi dan kambing yang akan dibeli tidak menunjukkan gejala penyakit menular seperti PMK maupun Lumpy Skin Disease (LSD).
Pemeriksaan kesehatan hewan dinilai penting sebelum transaksi dilakukan agar hewan yang dibeli benar-benar layak dijadikan kurban.
Jika ditemukan tanda-tanda penyakit, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas kesehatan hewan yang tersedia di setiap kecamatan.
“Apabila ditemukan segera hubungi petugas kesehatan hewan yang ada di semua kecamatan, khusus di Kecamatan Toboali bisa langsung ke dinas ataupun di Puskeswan Rias,” sebutnya.
Nurudin menegaskan, menjaga kesehatan hewan dan kebersihan kandang menjadi langkah utama agar penjualan hewan kurban tetap berjalan baik hingga hari penyembelihan.
Baca juga: Parkir Berlangganan Meluncur Bulan Depan di Pangkalpinang, Disebut Wali Kota Lebih Hemat
Pemerintah daerah berharap seluruh ternak yang dijual pedagang maupun peternak dapat terserap pasar tanpa adanya kasus penyakit menular.
Upaya pencegahan sejak dini dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban di Bangka Selatan.
“Paling penting tetap menjaga kesehatan hewan dan kebersihan kandang hewan yang akan dijadikan sebagai hewan kurban sehingga seluruh hewan bisa terjual,” kata dia.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| Kenaikan Harga Beras dan Sapi, Pemkab Basel Waspadai Lonjakan Pangan di Tengah Melemahnya Rupiah |
|
|---|
| Pemkab Basel Desak Kades Aktif Inventarisasi Aset Desa, Konflik Luas Lahan yang Terus Berkurang |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Pastikan Kebutuhan 12 Bahan Pokok Aman hingga Dua Bulan |
|
|---|
| Pemkab Basel Fasilitasi Penyelesaian Klaim Lahan Gapoktan dengan PT FAL |
|
|---|
| Anshori Diganjar Penghargaan Khusus Bidang Satlinmas, Pemerintah Basel Kembali Toreskan Prestasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260522.jpg)