Selasa, 2 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Jangan Asal Datangkan Ternak dari Luar Daerah, Warning Pemkab Basel ke Pedagang Kurban

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan para pedagang hewan kurban agar lebih selektif.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Rusaidah
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Nurudin. 

“Sanitasi rutin meminimalkan risiko penyakit seperti antraks atau penyakit mulut dan kuku,” jelas Nurudin.

Ia menambahkan, hewan kurban yang dipelihara dalam lingkungan bersih akan menghasilkan daging berkualitas dan aman dikonsumsi masyarakat. 

Baca juga: Nasib 3 Oknum Polda Babel Terseret Pencurian 538 Balok Timah PT PMP, Terendus Kawal Mobil Bawa BB

Pemerintah daerah ingin memastikan daging kurban yang beredar memenuhi standar ASUH atau aman, sehat, utuh, dan halal. 

Selain itu, kebersihan kandang penting untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang bakteri pada hewan ternak.

Dirinya meminta masyarakat maupun pedagang memastikan sapi dan kambing yang akan dibeli tidak menunjukkan gejala penyakit menular seperti PMK maupun Lumpy Skin Disease (LSD). 

Pemeriksaan kesehatan hewan dinilai penting sebelum transaksi dilakukan agar hewan yang dibeli benar-benar layak dijadikan kurban. 

Jika ditemukan tanda-tanda penyakit, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas kesehatan hewan yang tersedia di setiap kecamatan.

“Apabila ditemukan segera hubungi petugas kesehatan hewan yang ada di semua kecamatan, khusus di Kecamatan Toboali bisa langsung ke dinas ataupun di Puskeswan Rias,” sebutnya.

Nurudin menegaskan, menjaga kesehatan hewan dan kebersihan kandang menjadi langkah utama agar penjualan hewan kurban tetap berjalan baik hingga hari penyembelihan. 

Baca juga: Parkir Berlangganan Meluncur Bulan Depan di Pangkalpinang, Disebut Wali Kota Lebih Hemat

Pemerintah daerah berharap seluruh ternak yang dijual pedagang maupun peternak dapat terserap pasar tanpa adanya kasus penyakit menular. 

Upaya pencegahan sejak dini dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban di Bangka Selatan.

“Paling penting tetap menjaga kesehatan hewan dan kebersihan kandang hewan yang akan dijadikan sebagai hewan kurban sehingga seluruh hewan bisa terjual,” kata dia. 

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved