Sabtu, 30 Mei 2026

DPRD Babel Soroti Harga Sawit Anjlok, Minta Dugaan Permainan Ekspor CPO Diusut

DPRD Bangka Belitung menyoroti anjloknya harga sawit diduga dipicu permainan pasar & isu ekspor satu pintu. Dugaan Manipulasi Ekspor CPO jadi Sorotan

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Dokumentasi Yanto
PANEN SAWIT -- Petani panen sawit di Desa Jeriji, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (23/5/2026). Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Bangka Belitung anjlok dalam empat hari terakhir. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan terdapat sekitar 10 eksportir besar yang diduga terlibat dalam praktik tersebut, termasuk dua perusahaan besar yakni Wilmar International dan Musim Mas.

Purbaya menjelaskan modus yang diduga digunakan ialah menjual minyak sawit melalui perusahaan perantara di Singapura sebelum kembali dijual ke Amerika Serikat dengan harga lebih tinggi.

Menurutnya, terdapat selisih harga yang cukup besar antara nilai ekspor dari Indonesia dengan harga jual akhir di negara tujuan.

“Ada selisih harga yang cukup besar antara nilai ekspor dari Indonesia dan harga jual akhir di negara tujuan,” ujar Purbaya.

Ia menyebut selisih tersebut bahkan diperkirakan bisa mencapai sekitar 50 persen.

Pemerintah mengklaim telah mengantongi data transaksi ekspor melalui sistem pemantauan perdagangan internasional dan saat ini masih mendalami dugaan pelanggaran tersebut.

Kasus dugaan underinvoicing ini menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi penerimaan negara sekaligus transparansi perdagangan ekspor sawit nasional.(*)

(Bangkapos.com / Riki Pratama/Tribunnews.com)

 

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved