Berita Bangka
Kisah Asep dan Sisa Hidup yang Bertumpu pada Satu Lengan
Sebuah kendaraan bermuatan bahan bangunan hilang kendali dan menghantam tubuhnya hingga terjerembab
Penulis: Adi Saputra | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Kini, setelah keluar dari ruang perawatan, realitas pahit mulai menagih jawaban bayang-bayang kecelakaan kerja masih kerap menghantui benak Asep setiap kali ia memejamkan mata.
Tanpa keahlian lain selain kerja kasar, opsi untuk menyambung hidup kini kian menyempit dan Asep kini sangat mengharapkan adanya kepedulian dan uluran tangan dari pihak-pihak yang tergetuk hatinya.
"Saya beruntung masih hidup. Tapi saya juga bingung, bagaimana saya bisa kembali bekerja dan menghidupi keluarga. Saya harap adanya bantuan dan kepedulian terhadap saya," ujarnya penuh harap.
Kini, di bawah gorden bintang yang kusam itu, jalannya hidup Asep resmi berubah. Separuh kekuatannya telah tiada dan seluruh harapan masa depan keluarganya kini bertumpu sepenuhnya pada satu lengan kanan yang tersisa.
"Kemarin saja berobat di rumah sakit atas bantuan dari teman-teman, ini saja saya numpang di rumah saudara dan mengontrak di Pangkalpinang," ungkapnya.
Dibalik harapan besar itu, Asep masih terlihat tegar meski tangan kirinya sudah diamputasi akibat kecelakaan kerja di lokasi kerja.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)
| Harga Sawit di Bangka Mulai Bergerak Naik, Pemkab Bentuk Satgas dan Ultimatum PKS soal TBS Petani |
|
|---|
| Daftar Harga Sawit Terbaru di 9 Pabrik Kabupaten Bangka Setelah Sempat Anjlok |
|
|---|
| Harga Terbaru TBS Sawit 9 Pabrik di Bangka, Tembus Rp2.500 per Kg, Bupati Fery Ultimatum PKS |
|
|---|
| Bupati Bangka Beri Peringatan Keras ke PKS, Akan Ditindak Secara Hukum Kalau Tak Mendengar |
|
|---|
| DPRD Bangka Desak PKS Segera Sesuaikan Harga Sawit untuk Meredam Keresahan Petani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260601-Asep-buruh-harian-asal-Lampung-Tengah.jpg)