Bangka Pos Hari Ini
Dana Operasional SPPG Tersendat, SPPG Air Mesu Timur Setop Satu Hari
Di Bangka Belitung, SPPG Air Mesu Timur terpaksa menghentikan distribusi makanan bergizi selama satu hari karena anggaran operasional baru masuk sore
Kemarin, Nanik dilantik sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Pelantikan dilakukan Presiden
Prabowo Subianto di Istana Negara. Selain Nanik, Prabowo juga melantik Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Pasca pelantikan, Nanik mengatakan pihaknya akan melakukan refocusing terhadap penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Nanik, ada kemungkinan sekolah yang sudah kaya tidak memerlukan program MBG.
“Kami refocusing penerima manfaat. Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu? Rasanya tidak perlu ya kalau misalnya sekolah sekolah kaya. Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus,” katanya.
Nanik mengatakan, BGN akan lebih memfokuskan MBG bagi penerima manfaat yang membutuhkan.
“Jadi, kita lebih arahkan nanti benar-benar pada anak anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi,” tutur dia.
Selain itu, menurut dia, ada kemungkinan penerima manfaat MBG yang kini sudah mencapai sekitar 63 juta penerima manfaat dialihkan ke daerah yang betul membutuhkan.
“Ini kita akan refocusing, sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar tuh 63 juta ini butuh atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh,” ucap dia.
Selain membenahi soal penerima manfaat, BGN juga akan melakukan kontrol terhadap kualitas MBG.
“Kami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas, tapi pada kualitas,” ungkap Nanik.
Nanik menambahkan, BGN akan mengecek setiap MBG yang ada apakah sudah sesuai standar.
“Nanti akan kita grading. Apa? Misalnya apakah dapur ini bisa 3.000, 2.000 atau 1.000 saja itu nanti akan kita kelompok-kelompokkan,” imbuh dia.
Selanjutnya, Nanik juga akan fokus MBG untuk daerah 3T. Dia pun akan mencoba mengurangi penggunaan anggaran negara dalam program MBG.
“Ini kami akan mencoba mengurangi tidak menggunakan APBN, mencoba ya. Tapi tadi kami belum ke sini nih sudah di,oleh apa namanya, rupanya ada investor yang sudah membangun 3T. Kami akan selesaikan bagaimana
sebaiknya,” ucap Nanik.
“Tapi, untuk wilayah wilayah yang belum digarap oleh investor, kami akan coba kerja samakan atau kita bisa
dibiayai dengan CSR-nya BUMN, atau mungkin ada hibah dari luar negeri, atau mungkin juga kalau di
tempat itu ada perusahaan-perusahaan besar misalnya berinvestasi,” sambung dia. (Kompas.com)
| Kisah Ngadiono Penumpang Bus ALS Selamat dari Tabrakan, Ajak Istri Lompat dari Jendela hindari Api |
|
|---|
| DPKP Bateng Klarifikasi, Punya Izin Kementan PT PSM Tak Wajib Miliki Kebun Sawit Inti 20 Persen |
|
|---|
| Terungkap Hasil CT Scan , Kondisi Korban Perundungan di Pesantren Bangka Ditemukan Luka pada Limpa |
|
|---|
| DLH Babel Belum Turun ke Lapangan Dugaan Pencemaran Sungai Kayu Ara, Baru Mau Cek SLO Perusahaan |
|
|---|
| Santri Korban Perundungan di Pesantren Bangka Trauma, Minta Pindah Sekolah, Keluarga Tuntut Keadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260609-Bangka-Pos.jpg)