Anggota DPR WHF hingga Pakai Pelat Sipil Dampak Demo Ricuh

Seluruh pegawai di DPR RI dianjurkan melaksanakan tugas kedinasan dari rumah pada 28 Agustus, dengan alasan adanya aksi unjuk rasa

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
KOMPAS.com/Rahel
AHMAD SAHRONI -- Ahmad Sahroni Dicopot dari Komisi III DPR Usai Sebut Rakyat Tolol, Berikut Rekam Jejaknya 

Dampak dari dua demonstrasi ini pun sangat terasa di Kompleks Parlemen.

Alih-alih sibuk dengan aktivitas legislasi seperti biasanya, parlemen justru tampak “menghilang”.

Rapat-rapat penting ditiadakan, pegawai diimbau untuk bekerja dari rumah, dan sejumlah anggota dewan bahkan memilih menyamarkan identitas mereka dengan menggunakan mobil berpelat sipil.

Dimana saat itu, sejumlah mobil berpelat dinas yang ditengarai ditumpangi pejabat atau anggota DPR menjadi sasaran massa.

Sejak kejadian tersebut, banyak anggota dewan memilih menggunakan mobil berpelat sipil untuk beraktivitas.

Baca juga: Salsa Hutagalung Murka Usai Tim Ahmad Sahroni ke Rumahnya: Ganggu Keluargaku, Aku Gulingkan Kalian!

Dilansir dari pantauan Kompas pada Selasa (26/8/2025), sejumlah anggota DPR, seperti Maman Imanulhaq (Fraksi PKB), TB Hasanuddin (Fraksi PDI-P), hingga Irma Suryani Chaniago (Fraksi Nasdem), mendatangi Kompleks Parlemen dengan kendaraan berpelat sipil.

Ada pula yang tetap membawa pelat khusus DPR, tetapi tidak dipasang di bagian luar, melainkan disimpan di dashboard mobil.

Saat diwawancarai awak media, Irma mengaku memang kerap mengganti-ganti penggunaan pelat nomor kendaraannya sesuai kebutuhan.

“Pakai, memang kadang ganti-ganti saja. Kalau pas lagi mau pakai, ya enggak pakai platnya, enggak perlu, kan,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, dia juga meyakini masyarakat tidak akan mengganggu kendaraan anggota dewan di jalan.

“Enggak lah ya, mudah-mudahan enggak ada masalah, insya Allah. Rakyat baik kok,” katanya.

Sementara TB Hasanuddin mengeklaim tidak pernah menggunakan pelat nomor dinas anggota DPR di kendaraannya.

"Saya tak pernah pakai (pelat) nomor dinas," kata Hasanuddin.

Tidak hanya anggota DPR, pimpinan DPD RI, yakni Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas terpantau keluar dari Gedung DPR dengan menggunakan Alphard, di mana pelat khusus DPD-nya ditaruh di dalam bagasi mobil.

Mobil-mobil yang terparkir di basement parkiran khusus anggota DPR juga dipasangi pelat nomor sipil, bukan pelat nomor khusus anggota dewan seperti biasanya

(Tribunnews/kompas)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved