Senin, 1 Juni 2026

Resonansi

Angka Bisu

Meski ada penurunan jangka pendek, tren tahunan menunjukkan kenaikan jumlah penduduk miskin sebesar 7,76 ribu orang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ade Mayasanto | Editor: Fitriadi
Dok. Ade Mayasanto
Ade Mayasanto, Editor in Chief Bangka Pos/Pos Belitung. 

Ade Mayasanto, S.Pd., M.M.

Editor in Chief 
Bangka Pos/Pos Belitung


SEBUAH laporan resmi pada Maret 2025. Angka-angka yang tersaji seolah berbaris rapi, dingin dan tampak menggembirakan. Bagaimana tidak? Laporan itu menorehkan angka soal jumlah penduduk miskin tersisa 23,85 juta atau 8,47 persen dari total 285 juta populasi.

Pada periode yang sama 2024, angkanya sebesar 25,22 juta orang atau 9,03 persen dari penduduk.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin ini melorot 0,10 persen terhadap September 2024.

Kendati demikian, jumlah penduduk miskin di kota justru bertambah sekira 220 ribu orang, dari 11,05 juta orang pada September 2024 menjadi 11,27 juta orang pada Maret 2025.

Sementara, hasil survei pada September 2024 menunjukkan persentase jumlah penduduk miskin di pedesaan sebesar 11,34 persen. Pada Maret 2025, jumlahnya turun menjadi 11,03 persen.

Angka kemiskinan di kota ini sejalan dengan cerita di jalan-jalan kota.

Beberapa kali berita PHK hilir mudik di media mainstream dan media sosial. Ketika berbelanja di pasar, bisik-bisik perihal harga yang merayap naik juga terdengar mulai kencang.

Begitu juga saat bertamu di rumah kawan yang terbilang berada di rumah tangga kelas menengah, curahan hati soal kecemasan seolah menjadi ritual.

Hingga akhirnya jelang pulang, kawan pun berbisik pelan kali. Tengoklah, kemiskinan di Bangka Belitung!

BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentu punya data.

Dalam laporan resminya, BPS Bangka Belitung menyebut persentase penduduk miskin pada Maret 2025 sebesar 5,00 persen, turun 0,08 persen poin terhadap September 2024 dan naik 0,45 persen poin terhadap Maret 2024.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebesar 77,71 ribu orang, turun 0,87 ribu orang terhadap September 2024 dan meningkat 7,76 ribu orang terhadap Maret 2024. Itu berarti, meskipun ada penurunan jangka pendek, tren tahunan menunjukkan kenaikan jumlah penduduk miskin sebesar 7,76 ribu orang.

Mari tengok data lain! Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2025 sebesar 3,89 persen, turun sebesar 0,2 persen poin pada September 2024. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2025 sebesar 6,59 persen, naik sebesar 0,1 persen poin pada September 2024.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved