Video Program Prabowo Tayang di Bioskop, Menuai Pro-Kontra: Ternyata Pernah Juga di Era Jokowi
Video program Prabowo tayang di bioskop. Publik terbelah, ada yang apresiasi ada yang kecewa. Dulu Jokowi juga sempat lakukan hal sama
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM--Penayangan video program kerja Presiden Prabowo Subianto di jaringan bioskop tanah air menuai sorotan publik.
Tayangan berdurasi singkat itu diputar sebelum film dimulai, menampilkan sejumlah program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, serta visi besar Indonesia Emas 2045.
Namun, langkah ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan penonton.
Sebagian menganggapnya sebagai bentuk transparansi pemerintah dalam menyampaikan program, sementara sebagian lain menilai kehadiran konten politik di layar bioskop mengganggu suasana hiburan.
Jejak di Era Jokowi
Fenomena serupa sejatinya bukan hal baru.
Pada 2018, menjelang akhir periode pertama Presiden Joko Widodo, pemerintah juga menayangkan iklan pembangunan 65 bendungan di bioskop.
Kala itu, tayangan tersebut memicu kontroversi karena dianggap sebagai bentuk kampanye terselubung menjelang Pilpres 2019.
Meski demikian, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegaskan penayangan itu tidak bisa dikategorikan sebagai kampanye, lantaran belum ada penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pun membela penayangan iklan tersebut.
Mereka menyebutnya sebagai bagian dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 tentang kewajiban penyebaran informasi publik.
Cinema XXI Angkat Bicara
Jaringan bioskop Cinema XXI akhirnya memberikan klarifikasi.
Menurut Corporate Secretary Cinema XXI, Tri Wahyuni, video program Prabowo yang ditayangkan sebelum film termasuk dalam kategori Iklan Layanan Masyarakat (ILM).
“Cinema XXI menyediakan ruang bagi penyampaian informasi publik dari pemerintah. Penayangan materi seputar kinerja sosial kabinet Presiden Prabowo merupakan ILM yang berlangsung satu minggu, yaitu dari 9 hingga 14 September 2025,” ujar Tri kepada Tribunnews, Senin (15/9/2025).
| Jokowi Sentil Balik JK Soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu |
|
|---|
| Tantang Penuduh Buktikan Ijazah Palsu, Jokowi: Segera P21 Agar Jelas di Pengadilan |
|
|---|
| Jokowi Tak Mau Turuti Permintaan Jusuf Kalla Tunjukkan Ijazah |
|
|---|
| Video: Jokowi Dukung Langkah JK Polisikan Rismon |
|
|---|
| Video: Sosok Wahyu Purwanto, Adik Ipar Jokowi Terseret Dugaan Korupsi Kereta Api, Mantan Rektor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kolase-prabowo-dan-jokowi.jpg)