Banjir Jakarta
Jakarta Berstatus Awas Banjir, Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut
BMKG menyampaikan bahwa cuaca ekstrem di Indonesia belum menunjukkan tanda akan berakhir. Wilayah ibu kota Jakarta berstatus awas.
Dilihat dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), DKI Jakarta tengah dilanda cuaca ekstrem hujan lebat sejak Kamis (22/1/2026).
Peringatan dini hujan lebat di sejumlah daerah pun disampaikan BMKG, termasuk Jakarta untuk tiga hari mulai tanggal 22 Januari 2026 hingga 24 Januari 2026.
Pada hari ini, Jumat (23/1/2026), DKI Jakarta diprediksi diguyur hujan lebat-sangat lebat.
Sementara itu, kondisi di sejumlah titik Jakarta masih tergenang air dengan ketinggian mencapai 150 centimeter pada Jumat pagi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pukul 06.00 WIB, sebanyak 125 rukun tetangga (RT) dan 14 ruas jalan masih tergenang air.
Ketinggian air mulai dari 15 sentimeter hingga 150 sentimeter.
Genangan air tersebut, terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Jakarta Utara.
Dari sejumlah wilayah, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, tercatat daerah terparah yang tergenang air dengan ketinggian hingga 150 sentimeter di beberapa RT.
125 RT dan 14 Ruas Jalan Tergenang Air
Dikutip dari TribunJakarta.com, kondisi banjir di Jakarta berdampak pada aktivitas warga hingga akses jalan terputus.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan petugas gabungan terus melakukan pemantauan, penanganan genangan, serta evakuasi warga terdampak.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang sesuai data pukul 06.00 WIB,” ucapnya, Jumat.
Di sisi lain, warga diimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
BPBD menargetkan, genangan surut dalam waktu cepat agar aktivitas warga kembali normal.
Siaga Banjir Jakarta
| Jawaban Anies Baswedan soal Warga Ribut Gara-gara Banjir Jakarta |
|
|---|
| Banjir Jakarta, Fadli Zon Heran Kenapa Anies Baswedan Selalu Disalahkan |
|
|---|
| Anies Baswedan Tak Penuhi Panggilan DPR, Gubernur DKI Pilih Kunjungi Lokasi Banjir Jakarta |
|
|---|
| Anies Baswedan dan Pemprov DKI Dianggap Ogah-ogahan Menangani Banjir Jakarta |
|
|---|
| Diminta Mundur dari Jabatan Gubernur, Anies Baswedan Sebut Banjir Jakarta Sudah Surut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260123-banjir-jakarta.jpg)