Banjir Jakarta
Jakarta Berstatus Awas Banjir, Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut
BMKG menyampaikan bahwa cuaca ekstrem di Indonesia belum menunjukkan tanda akan berakhir. Wilayah ibu kota Jakarta berstatus awas.
Personel gabungan mulai dari Brimob, Direktorat Lalu Lintas hingga Polair bersiaga untuk memastikan pelayanan dan keselamatan warga.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan penguatan personel sebagai bentuk tanggungjawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung masyarakat.
“Brimob, Lantas, dan Polair kami kerahkan secara terpadu di titik-titik banjir dan genangan untuk memastikan keselamatan warga, menjaga stabilitas lalu lintas, serta menjamin aktivitas masyarakat tetap berjalan,” kata Budi kepada wartawan, Kamis.
Ia mengatakan, penanganan dilakukan secara terfokus di titik-titik strategis yang terdampak banjir mulai dari ruas jalan hingga pemukiman warga.
Salah satu ruas jalan strategis yang terdampak, yakni Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Prospek Cuaca
- 23–25 Januari 2026: Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.
- Siaga: Lampung, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT.
- Awas: Banten, DKI Jakarta.
- Angin Kencang: Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Bali, NTB, NTT.
2. 26–29 Januari 2026: Hujan sedang hingga lebat diperkirakan di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.
- Siaga: Banten, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Papua Pegunungan.
- Angin Kencang: Banten, Bali, NTB, NTT.
Titik lokasi banjir di Jakarta:
Jakarta Barat (38 RT)
- Kel. Duri Kosambi: 5 RT, ketinggian 50–80 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke
- Kel. Kapuk: 3 RT, ketinggian 40–65 cm, penyebab curah hujan tinggi
- Kel. Kedaung Kali Angke: 8 RT, ketinggian 80 cm, curah hujan tinggi
- Kel. Rawa Buaya: 7 RT, ketinggian 45–150 cm, curah hujan tinggi
- Kel. Kedoya Selatan: 4 RT, ketinggian 80 cm, curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan
- Kel. Kedoya Utara: 7 RT, ketinggian 15–80 cm, curah hujan tinggi Kel. Sukabumi Utara: 1 RT, ketinggian 30 cm
- Kel. Kembangan Selatan: 1 RT, ketinggian 35 cm, curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan
- Kel. Meruya Selatan: 1 RT, ketinggian 60 cm
- Kel. Kota Bambu Selatan: 1 RT, ketinggian 50 cm
Jakarta Selatan (55 RT)
- Kel. Pondok Labu: 1 RT, ketinggian 20 cm, curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
- Kel. Petogogan: 26 RT, ketinggian 30 cm
- Kel. Cipulir: 1 RT, ketinggian 90 cm
- Kel. Pondok Pinang: 4 RT, ketinggian 50 cm
- Kel. Pela Mampang: 9 RT, ketinggian 75 cm
- Kel. Duren Tiga: 1 RT, ketinggian 40 cm
- Kel. Cilandak Timur: 2 RT, ketinggian 50 cm
- Kel. Pejaten Timur: 3 RT, ketinggian 50 cm
- Kel. Ulujami: 8 RT, ketinggian 70 cm
Jakarta Timur (30 RT)
- Kel. Rawa Terate: 1 RT, ketinggian 80 cm
- Kel. Bidara Cina: 4 RT, ketinggian 40–60 cm
- Kel. Cipinang Muara: 2 RT, ketinggian 60 cm
- Kel. Kampung Melayu: 4 RT, ketinggian 75–100 cm
- Kel. Cipinang Melayu: 19 RT, ketinggian 30–90 cm
- Kel. Makasar: 4 RT, ketinggian 30 cm
Jakarta Utara (2 RT)
Kel. Kapuk Muara: 2 RT, ketinggian 40 cm
Lokasi Pengungsian:
| Jawaban Anies Baswedan soal Warga Ribut Gara-gara Banjir Jakarta |
|
|---|
| Banjir Jakarta, Fadli Zon Heran Kenapa Anies Baswedan Selalu Disalahkan |
|
|---|
| Anies Baswedan Tak Penuhi Panggilan DPR, Gubernur DKI Pilih Kunjungi Lokasi Banjir Jakarta |
|
|---|
| Anies Baswedan dan Pemprov DKI Dianggap Ogah-ogahan Menangani Banjir Jakarta |
|
|---|
| Diminta Mundur dari Jabatan Gubernur, Anies Baswedan Sebut Banjir Jakarta Sudah Surut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260123-banjir-jakarta.jpg)