Sabtu, 2 Mei 2026

Dudung: Saya Babat Jika Tak Benar Laksanakan Program MBG

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman siap awasi dan kendalikan pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman yang kini jadi Kepala Staf Presiden, saat ditemui wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta Kamis (4/9/2025). 

Ia kerap menyelonong masuk ke dalam ruangan.

Namun, suatu hari, ketika hendak mengantarkan kue, penjaga yang bertugas merupakan tentara baru yang belum mengenal Dudung.

Mendapati Dudung yang menyelonong masuk tanpa melapor, penjaga itu geram. Ditendanglah kue-kue yang dibawa Dudung hingga berhamburan.

Saat itulah, muncul keinginan Dudung untuk menjadi perwira tinggi.

"Ditendanglah kue itu, ada 50 biji, menggelundung. Di situ saya bilang, awas nanti saya jadi perwira. Di situ saya bangkit pengin jadi tentara. Awalnya di situ, padahal dulu cita-cita saya pengin kuliah," kata Dudung sambil tertawa.

"Di situ saya berpikir, ini orang jangan semena-mena sama rakyat kecil. Itu enggak boleh," tuturnya.

Tekad Dudung ternyata tak sia-sia.

Ia berhasil masuk Akademi Militer di Bandung.

Tiga tahun kemudian ia lulus dengan pangkat Letnan Dua.

Meniti Karier Militer Hingga Jadi KSAD

Dudung pertama kali bertugas di Dili, Timor Timur pada 1988.

Kemudian, pada 1993 ia ditugaskan ke Bali.

Dari Bali, Dudung pindah ke Bandung.

Dudung beberapa kali berpindah kota.

Bahkan, ia pernah dikirim menjadi tim penjaga perdamaian di Filipina Selatan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved