Senin, 8 Juni 2026

Update Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Korban Tewas Bertambah Jadi 18 Orang, Berikut Daftar Namanya

Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut bus ALS di Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, kini bertambah menjadi 18 orang.

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Dok istimewa/ribunBengkulu.com/Instagram pt.antarlintassumatera dan Doc Warga
Balasan orang tewas akibat tabrakan maut antara Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara, Sumsel, Rabu (6/5/2026)l. Diduga bus masuk ke jalur berlawanan untuk menghindari lubang. Biddokkes Polda Sumsel buka Posko DVI untuk identifikasi jenazah di RS Bhayangkara Palembang. 

BANGKAPOS.COM - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, kini bertambah menjadi 18 orang.

Kepastian ini didapat setelah tim DVI Polda Sumsel menemukan satu jenazah tambahan saat proses identifikasi, serta meninggalnya seorang korban selamat, Muhammad Fahrul Hubaidi (32), usai menjalani operasi akibat luka bakar serius.

Awalnya, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan menerima 16 kantong jenazah dari Kabupaten Muratara untuk dilakukan identifikasi pada Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Tak Perlu Pinjam KTP Pemilik Lama, Ini Daftar 8 Provinsi yang Permudah Perpanjang STNK 2026

Namun, tim DVI juga menemukan potongan tubuh atau part body korban lain yang menempel di bawah ketiak salah satu jenazah saat proses identifikasi.

“Dari 16 kantong jenazah, didapatkan 17 body part atau 17 jenazah dengan keterangan diantaranya teridentifikasi 13 jenazah laki-laki dewasa, 3 jenazah perempuan dewasa dan satu anak-anak yang belum dapat kita tentukan jenis kelaminnya,” kata Budi, saat konferensi pers, dikutip Kompas.com, Jumat (8/5/2026).

Selain itu, ada satu korban selamat bernama Muhammad Fahrul Hubaidi (32) yang dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani operasi di RSUD Rupit, Kabupaten Muratara.

Temuan itu membuat total korban meninggal menjadi 18 orang.

“Untuk korban meninggal total 18 orang.

Untuk yang baru saja meninggal tidak dilakukan operasi DVI karena identitasnya sudah jelas,” sambung Budi.

Budi menjelaskan, Muhammad Fahrul Hubaidi meninggal akibat gagal fungsi pernapasan karena luka bakar yang dideritanya.

Sebelumnya, korban sempat menjalani operasi di RSUD Rupit usai kecelakaan terjadi.

Muhammad Fahrul Hubaidi tercatat sebagai warga Tegal, Jawa Tengah.

Jenazah korban rencananya dipulangkan ke rumah duka melalui jalur darat.

Update Daftar Nama Korban

1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved