Video
Video: Terungkap Modus Licik Oknum Bea Cukai Simpan Uang Haram di Rumah Aman Tangsel
KPK menetapkan pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Budiman Bayu Prasojo sebagai tersangka baru kasus suap impor barang.
BANGKAPOS.COM -- KPK menetapkan pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus suap impor barang, Kamis (26/2/2026).
BBP selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC.
Terbongkar modus licik Budiman dalam pusaran kasus suap ini.
Budiman merupakan sosok yang memerintakan SA untuk memindahkan uang hasil suap yang sebelumnya disimpan di safe house berlokasi di Jakarta Pusat.
Adapun, uang haram itu disimpan tersangka ke safe house yang baru di salah satu apartemen di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa uang suap miliaran rupiah yang dikumpulkan para tersangka salah satunya berasal dari perusahaan dan importir yang produknya dikenai cukai.
Asep membeberkan bagaimana para oknum ini mengakali penerimaan negara.
Modus utamanya adalah dengan memanipulasi jenis pita cukai yang dilekatkan pada produk rokok.
Pihak perusahaan yang nakal, dengan bantuan oknum DJBC, membeli pita cukai dengan tarif yang lebih murah dalam jumlah besar.
Praktik lancung ini menimbulkan dampak destruktif yang berlapis.
KPK menegaskan bahwa setiap rupiah yang dikorupsi pada sektor ini menyebabkan mark down atau penurunan penerimaan, yang secara langsung berdampak buruk pada kualitas pembangunan nasional.
Selain kerugian finansial, KPK menyoroti bahaya nyata yang mengancam masyarakat luas.
(Bangkapos.com)
| Video: Trump Kirim Kapal Perang ke Hormuz, IRGC Ancam Balasan Mematikan |
|
|---|
| Video: Nyawa 4 Petinggi Terancam, Negosiator Iran Jadi Target di Tengah Perundingan di Pakistan |
|
|---|
| Video: Kejutan Serangan Hizbullah, 6 Jam Rentetan Rudal Hujani Israel, Ledakan Dahsyat di Perbatasan |
|
|---|
| Video : Harga Bahan Pokok di Pasar Manggar Masih Tinggi, Cabai Rawit Tembus Rp110 Ribu per Kg |
|
|---|
| Video : Yoel Chaidir Sulap Ranting Kayu Jadi Miniatur Rumah Adat Pelideh |
|
|---|