Kamis, 30 April 2026

Video

Video: Warga Sungailiat Waswas dan Panik Isu BBM Langka Akibat Konflik Iran vs AS

Isu tersebut membuat sebagian warga memilih mengisi BBM lebih awal karena khawatir tidak kebagian.

Tayang:

BANGKAPOS.COM -- Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (5/3/2026).

Sejak siang hari, kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular hingga keluar area SPBU dan bahkan meluber ke bahu jalan.

Panjang antrean diperkirakan mencapai lebih dari satu kilometer sehingga sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Kendaraan yang mengantre memakan sebagian badan jalan dan memperlambat laju kendaraan lain yang melintas.

Membludaknya antrean BBM tersebut dipicu kekhawatiran masyarakat setelah beredarnya isu kelangkaan bahan bakar yang dikaitkan dengan konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Isu tersebut membuat sebagian warga memilih mengisi BBM lebih awal karena khawatir tidak kebagian.

“Kalau orang lain panik, kita jadi ikut panik juga,” kata Mega, warga Desa Air Ruay, Kecamatan Pemali, yang ikut mengantre di SPBU Parit Padang. Ia mengaku sengaja datang ke Sungailiat untuk mengisi BBM karena SPBU yang berada dekat rumahnya saat itu sedang kehabisan stok.

Sementara itu, Terminal Manager Pertamina Pangkalbalam, Tri Awan, memastikan pasokan BBM di Pulau Bangka dalam kondisi aman dan mencukupi.

Ia menjelaskan antrean panjang terjadi karena fenomena panic buying, meski Pertamina telah menambah distribusi sekitar 25 persen dari pasokan normal yang rata-rata mencapai 800 hingga 900 kiloliter per hari. “Jangan panik. Kalau masyarakat panik, seolah-olah minyaknya tidak ada, padahal stok tersedia,” ujarnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved