Banyak PNS Lowong Setelah Moratorium 4 Tahun, Ini Bocoran Kebutuhan CPNS 2018

Bersiaplah, tahun 2018 ini, pemerintah pusat akan membuka lowongan kerja CPNS khusus daerah.

Banyak PNS Lowong Setelah Moratorium 4 Tahun, Ini Bocoran Kebutuhan CPNS 2018
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Bersiaplah, tahun 2018 ini, pemerintah pusat akan membuka lowongan kerja CPNS khusus daerah.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengusulkan jumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dibuka di 2018.

Kepastian jumlahnya masih menunggu kajian kementerian keuangan dan Kemenpan RB.
//

Posisi ini dibuka untuk menutup para PNS yang pensiun di tahun yang sama. 

Dengan kata lain, meski ada rekrutmen CPNS namun tetap zero growth.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, ada beberapa kriteria yang nanti akan dibuka pendaftarannya di 2018.

"Pertama, tentu posisi yang sesuai dengan rencana strategis masing-masing instansi. Lebih banyak untuk jabatan teknis yang memiliki kemampuan khusus. Kalau untuk pejabat administrasi sekarang ini sudah cukup," kata dia di Bogor, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi tes CPNS
Ilustrasi tes CPNS (tribunwow.com)

Setiawan mencontohkan di wilayah Kalimantan. Rencana stategis pemerintah adalah memilih sesuai dengan wilayahnya.

Untuk Kalimantan sebagai wilayah penghasil tambang dan batubara maka akan difokuskan ke core daerah tersebut.

Baca: Dokter Ini Meninggal Setelah Bekerja 18 Jam Tanpa Istirahat

Dengan demikian, nantinya jabatan yang akan dicari pada CPNS 2018 adalah tenaga pemerintahan yang berhubungan dengan berbagai komoditi tersebut.

Dari data Kementerian PANRB, pegawai pemerintah daerah masih didominasi posisi atau jabatan yang berorientasi di sektor pertanian dan tenaga administrasi.

Sementara pegawai yang sesuai dengan sektor tambang dan geologi tidak lebih dari 1 persen.

Baca: 3 Motor Baru Meluncur Tahun 2018, Ada Skuter Listrik dari Honda

Tahapannya, instansi pemerintah daerah nantinya akan mengusulkan berbagai posisi yang dibutuhkan.

Setelah itu, Kementerian PANRB akan melakukan verifikasi untuk disesuaikan dengan rencana strategis di setiap instansi dan wilayah.

"Kita sudah punya peta aparatur sipil negara yang berbasia geografi, disana ada data semua di wilayah apa jumlah PNS nya berapa paling banyak bagian apa, jadi nanti kita akan pakai data itu untuk verifikaai," tambah Setiawan.

Verifikasi ini, lanjut Setiawan, akan diproses di Kementerian PANRB pada bulan Februari dan Maret.

Baca: Kapal Perang yang Dibeli Filipina dari Indonesia Ini Makin ‘Sakti’ Berkat Italia dan Israel

Baru setelah itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk kapan bisa mulai membuka rekrutmen CPNS 2018.

Dipastikan dari 250 ribu posisi yang diusulkan pada 2018, sebanyak 38 ribu akan dibuka untuk pemerintah pusat dan sisanya untuk pemerintah daerah.

Banyak PNS Lowong Setelah Moratorium 4 Tahun

Menurut Menpan-RB Asman Abnur, dibukanya lowongan tersebut guna memenuhi 50-60 persen formasi yang ditinggalkan sebanyak 220 ribu PNS yang memasuki masa pensiun pada periode 2017-2018.

Selain itu, formasi yang dibuka juga untuk kementerian dan lembaga yang formasinya tidak terisi pada seleksi CPNS yang tengah berlangsung saat ini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur di Makassar beberapa waktu lalu
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur di Makassar beberapa waktu lalu (SALDY)

"Sama formasi kemarin tidak terisi, misal BNN, ada pelatih anjing pelacak ternyata tidak banyak yang lulus," ujar dia.

Rencananya, formasi CPNS 2018 yang dibuka meliputi kementerian dan lembaga (KL) pemerintah pusat serta formasi untuk pemerintah daerah.

Baca: Wanita Ini Curhat Mengidap Penyakit Langka di Wajah, Gigi dan Otak

Penerimaan CPNS akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah.

"Tahun 2018, khusus untuk daerah, per kabupaten dan provinsi," katanya. 

(TribunTimur/Desy Arsyad)

 
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help