Kamis, 11 Juni 2026

Rampai Budaya Serumpun Sebalai

Diceritakan ada seorang petani yang menanam jagung unggulan dan sering kali memenangkan penghargaan.

Tayang:
Editor: Dedy Purwadi

Datuk Emron yang saya kenal 13 tahun lalu seperti biasanya senantiasa membuat sentakan-sentakan agar kita selalu mawas diri.  Kemarin Datuk Emron meresmikan Balaiirung Rampai Budaya seraya merevitalisasi kemelayuan Bangka Belitung sebagai identitas budaya dalam rangkuman keberagaman dan kebhinekaan Bangka Belitung.

Fungsionaris DPP PPP Yusroni Yazid mengapresiasi rumah adat yang dimodifikasi tangga depannya  oleh Datuk Emron itu sebagai rumah adat khas Babel yang mengekspresikan sikap keterbukaan masyaraka Babel.

Sedang  Kepala Kantor Kementerian Agama Perwakilan Bangka Belitung, Prof DR Hatamar M.Ag menyatakan perlunya Bangka Belitung sebagaimana bangsa-bangsa lain memperkuat identitas diri agar menjadi negeri yang terkemuka di dunia.

Bagi Datuk Emron budaya Melayu dalam heteroginitas Bangka Belitung perlu ditegakkan mengingat saat provinsi ini terbentuk Bangka Belitung ini tanpa dominasi kultur. Oleh karena itu perlu diambil setiap keunggulan yang terbaik dan dilestarikan.

Kekhasan budaya itu perlu bukan hanya sebagai pengabadi kejayaan masa lalu namun juga futuristik bagi penyiapan perekonomian pasca timah. Seraya bercerita kisah sukses pariwisata Belanda, Italia, Malaysia Datuk Emron meminta agar para elite fokus pada ekonomi kelimpahan timah  yang sejatinya bisa memakmurkan warga Babel.

"Dengan peredaran uang dari timah ratusan trilun di Babel, sesungguhnya tidak ada lagi kemiskinan di Bangka Belitung," tandas Pejuang Provinsi yang menjadi Ketua DPRD Babel pertama itu.

Last but not least. Penyerbukan kehidupan antar bibit unggul kebaikan memang hanya mungkin manakala kita berbagi benih unggul kebaikan pula. Dan sejatinya pula apa yang telah dikomtemplasikan selama Ramadhan dan ditenun dengan indah, janganlah diurai kembali.

Negeri Serumpun Sebalai dengan spirit pelanginya ingin terus bersemangat "Di situ bumi diinjak, di situ pula langit di junjung". Semoga!

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved