Sabtu, 11 April 2026

Pemilu 2014

Soal Pembagian Biskuit Balita Mencuat di Bangka

Lintas Parpol meminta Panwaslu Kabupaten Bangka panwaslu menyikapi temuan ini karena pembagian biskuit balita

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Lintas Parpol meminta Panwaslu Kabupaten Bangka panwaslu menyikapi temuan ini karena pembagian biskuit balita grartis kepada masyarakat berkedok politik yang justru dibagikan caleg saat kampanye seolah-olah mereka berempati ke masyarakat untuk mendulang suara saat pemilu nanti.

"Ini heboh di Bangka Tengah, Bangka induk. Kami ke sini untuk berkoordinasi. Setahu saya biskuit MP-ASI ini program Kemenkes RI anggaran 2013 yang dibagikan masa kampanye seharusnya yang menyalurkan dinkes bukan parpol atau caleg," sesal Jauhari dari PPP, Senin (24/3/2014) membawakan bukti biskuit MP-ASI  yang siap menjadi saksi dalam pelaporan ini ketika bertemu Anggota Panwaslu Kabupaten Bangka M Subhan di Panwaslu Kabupaten Bangka.

Dikatakan,  dari bukti yang mereka temukan di lapangan ada kontainer yang mengangkut biskuit MP-ASI ini.

"Kami bukan untuk menjatuhkan sesama caleg tapi jangan menggunakan bantuan negara lagi untuk mengelabui masyarakat. Kami minta berhentilah jangan sampai membagikan lagi karena kita tahu biskuit ini berkontainer didatangkan kesini," tegas Jauhari.

Selain itu juga, ada indikasi pemberian duit kepada masyarakat yang dilakukan caleg lewat  door to door akan melakukan pembelian hak suara dengan iming-iming duit dan beras.

"Kami mohon PPL di lapangan memantau juga. Kami perlu supaya dikeraskan lagi. Kalau ada bukti tangkap untuk pembelajaran mereka," tegas Jauhari yang juga menjabat Koordinator  LSM Aliansi Peduli Masyarakat Bangka.

Sementara itu Martajaya Oleg dari Partai Golkar juga mengatakan kedatangan mereka untuk mengkonsultasikan adanya temuan indikasi yang mengarah ke money politik ini untuk melihat tindakan panwaslu mencegah agar biskuit MP-ASI ini tidak digunakan para caleg untuk berkampanye.

"Bukan kami yang menemukannya tetapi masyarakat. Kami sebagai caleg dak berani jadi saksi karena  bukan menemukannya langsung, tapi kami mau tahu apa tindakan panwas. Intinya preventif jangan sampai para caleg itu membagikan biskuit ini lagi," kata Martajaya senada dengan Boy Karolta dari PKS.

Simak berita lengkapnya di Bangka Pos/Pos Belitung/Koran BN edisi cetak.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved