Breaking News:

Pilkada Bangka Barat

KPU Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara, Paslon H Sukirman Bong Ming Ming Unggul 44,977 Persen

KPU Bangka Barat menggelar rapat Pleno terbuka, rekapitulasi hasil pemungutan dan penghitungan suara pemilihan Bupati

ist
KPU Bangka Barat menggelar rapat Pleno terbuka, rekapitulasi hasil pemungutan dan penghitungan suara pemiluhan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - KPU Bangka Barat menggelar rapat Pleno terbuka, rekapitulasi hasil pemungutan dan penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020.

Rapat pleno berlangsung di aula hotel KWP, di bilangan jalan raya Peltim, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (16/12/2020). Dihadiri ketua KPU Pardi beserta komisioner Yulizar,  Harpandi, Nely Herawati, dan Henny Afriana.

"KPU Bangka Barat sudah menetapkan hasil perolehan suara untuk Pilkada Bangka Barat 2020. Tadi sama - sama sudah kita saksikan, kita merekap dari hasil rekapan di tingkat kecamatan dari seluruh kecamatan sudah kita bacakan hasilnya," ujar Pardi.

Dalam kontestasi tersebut,  lanjut Pardi Paslon nomor urut 1 Markus - H Badri memperoleh 31.013 persen suara. Sementara paslon nomor utut 2 H Sukirman Bong Ming Ming, memperoleh 44,977 persen suara dan paslon nomor urut 3 Safri - Eddy Arif mendulang 22.541 suara.

" untuk paslon nomor urut 1, 31.013 suara, paslon 2, 44. 977, dan paslon 3, 22.541. Jadi total surat suara yang sah sebanyak 98.531. Yang tidak sah, 2.092. jumlah pengguna hak pilih, 1.00.623, Rusak 27," bebernya.

Menurut Pardi,  tingkat Partisipasi pemilih diangka 74 persen dari 77 angka yang di targetkan pihaknya. Pardi bersyukur angka partisipasi masyarakat melebihi angka 70 kendati di tengah pandemi seperti saat ini.

" Alhamdulillah di masa pandemi ini kita dapat melewati angka 70 persen ini sudah luar biasa bagi kita. Kami memberikan hak kepada masing - masing paslon untuk melakukan keberatan atas hasil atau selisih hasil penghitungan suara, silahkan. Yang merasa keberatan dapat mengajukan gugatan ke MK," jelasnya.

" Setelah rekapitulasi kami masih menunggu ada tidaknya potensi gugatan ke MK, baru nanti kalau ada gugatan, MK akan menyampaikan bukti register Bukti Regiter Perkara Konstitusi ( BRPK ) kepada KPU. Kalau tidak ada gugatan baru lah kita akan menetapkan calon terpilih," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved