Sabtu, 11 April 2026

Zuhri-Syaiful Fakkah Sama-sama Alumnus Gontor

Soal maju di Pilkada 2015, Zuhri mengatakan, untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat.

bangkapos.com/riyadi
Pasangan Ustad H Zuhri M Syazali-H Syaiful Fakkah saat di rumdin Bupati Babar, sesaat sebelum berangkat menuju ke Kntor KPU Bangka Barat, Selasa (28/9/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ustad H Zuhri M Syazali dan H Syaiful Fakkah bakal calon bupati dan wakil bupati Bangka Barat, yang dimajukan oleh PKS untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Bangka Barat 2015, keduanya adalah alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor Ponorogo Jawa Timur.

Mereka lulus dari Gontor sekitar tahun 1989. Zuhri melanjutkan ke Universitas Madinah dan Malaysia, sedangkan Syaiful bekerja sebagai marketing di Jakarta.

Soal maju di Pilkada 2015, Zuhri mengatakan, untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat.

"Intinya majunya saya kembali sebagai bupati bersama H Syaiful Fakkah dalam pilkada 2015 ini, kami akan melanjutkan membangun Bangka Barat Mandiri dan Sejahtera, karena periode sekarang, kami telah merealisasikan program Bangka Barat Mandiri dan Sejahtera dengan empat indikator yaitu sehat badanya, cerdas otaknya, tenang jiwanya, dan tebal kantongnya (mandiri secara ekonomi)," jelas Zuhri kepada bangkapos.com usai mendaftar di KPU Bangka Barat, Selasa (28/7/2015).

Keempat indikator ini sudah dilakukan, hanya saja kedepan akan fokus dengan indikator tebal kantongnya yaitu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dengan beberapa sektor prioritas dan menjadi unggulan yang dimiliki Bangka Barat.

Lima sektor prioritas yang harus diwujudkan mulai 2015 dan kedepan yakni pertama, sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

Kedua sektor prioritas dibidang kelautan, perikanan, ketiga pengembangan UMKM dan pariwisata, kelima jasa dan industri.

Lima sektor prioritas ini, muaranya tetap ke tebal kantongnya masyarakat, dengan lima sektor prioritas ini, masyarakat akan mandiri secara ekonomi, karena dalam mewujudkan lima sektor prioritas tersebut, dilakukan dengan melakukan pemberdayaan masyarakat baik di desa-desa dan di kelurahan.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved