Jumat, 15 Mei 2026

Kisah Operasi Rahasia Pasukan Khusus Australia Selamatkan Sultan Ternate

rupa-rupanya Sekutu dalam PD II menaruh perhatian pada keselamatan Sultan Ternate Iskandar Muhammad Jabir Syah

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
royalark.net
sultan ternate 

Tanpa ampun, Jepang yang tertinggal segera ditarik ke pantai, dan satu persatu ditebas dengan parang. Putihnya buih segera memerah oleh darah yang mengucur dari tubuh Jepang yang tercabik-cabik.

Total Sembilan prajurit Jepang berhasil ditewaskan, dengan korban dua orang Australia dari Z Force yang gugur.

Tak lama setelah pertempuran kecil itu, satu PT Boat yang memang dikirim menjemput muncul di garis cakrawala dan akhirnya berhasil merapat dan rombongan Sultan pun naik bersama Z Force.

Perjalanan ke Morotai berlangsung tanpa gangguan, dan Sultan Jabir akhirnya bertatap muka dengan Jenderal MacArthur.

Sekutu hendak menjadikan Sultan Jabir sebagai kepala Negara Indonesia Timur dalam desain Republik Indonesia Serikat apabila Belanda nantinya berhasil kembali menduduki Indonesia.

Sementara itu, Sultan dan keluarganya diungsikan ke Wacol, Australia, dimana NICA (Netherlands Indies Civil Administration) bermarkas di masa perang.

Pada akhirnya, sejarah tentu menyaksikan lahirnya Republik Indonesia yang mengacaukan rencana Belanda untuk kembali bercokol.

Pada Oktober 1945 Sultan pun kembali ke Ternate untuk kembali bertahta, namun dua tahun kemudian, Sultan dipanggil ke Jakarta oleh Presiden Soekarno dan dijadikan menteri dalam negeri dan meteri perekonomian dalam kabinet Republik Indonesia Serikat.

Salah satu operasi gemilang Z Force yang dirahasiakan tersebut ternyata peranannya sangat penting dalam sejarah Republik yang masih muda.(*)

Sumber: Angkasa
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved