Rabu, 15 April 2026

Begini Komentar Dewa Aji Tapakan Setelah Jalani Ritual Dikubur Hidup-hidup

Dewa Sukaryanida, seorang kerabat dari Dewa Aji Tapakan mengakui jika kerabatnya tersebut awalnya adalah sosok pria yang sangat penakut. Bahkan, ...

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Dewa Aji Tapakan. TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA 

Tepat pukul 00.00 Wita, diarak menuju setra untuk dipendem. Tidak boleh ada warga di setra saat itu, kecuali kerabat.

"Waktu bangun tidak ada batas waktu, mungkin saja jam 4 atau lebih, menurut sesolahan Ida Ratu Mas Klungkung yang akan membangkitkannya dari kubur," ujar Cokorda Putra Parwata, Perbekel Desa Getakan sekaligus penasihat panitia Calonarang Mependem.

Waktu menunjukkan pukul 04.00 Wita, Jumat (14/10/2016). Ribuan orang masih memadati Setra Banjar Adat Getakan, Banjarangkan, Klungkung.

Tidak berselang lama, tepuk tangan bergemuruh.

Puluhan ribu pasang mata, menyaksikan langsung layon Dewa Aji Tapakan bangkit dari liang kuburnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved