Kasus Intoleransi Rumah Ibadah di Bandung: Ormas Agama Minta Rp 200 Juta
Dan akhir 2015, justru ormasnya datang dan minta Rp200 juta supaya gereja bisa difungsikan.
Dalam pesan tertulisnya kepada BBC Indonesia, Kepala Badan litbang Kementerian Agama, Abdul Rahman Mas'ud mengatakan, kasus-kasus 'intoleransi' utamanya menimpa pemeluk agama minoritas di lingkungan mayoritas.
Namun dalam perkembangannya, "problem tidak melulu soal intoleransi beragama, tapi karena poleksosbud (soal status tanah, soal izin, soal komunikasi, dsb)", tulisnya.
Abdul Rahman kemudian menambahkan, kasus intoleransi menimpa semua kalangan agama.

Insiden Tolikara
"Di barat Indonesia kebanyakan kasus gereja, di tengah dan timur Indonesia kebanyakan masjid," ungkapnya.
"Bedanya, ekspose (pemberitaan) kasus lebih pada gereja," tulis Abdul Rahma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/unjuk-rasa-di-gbkp-bandung_20161208_145744.jpg)