Senin, 20 April 2026

Debat Publik

Inilah Jawaban Para Cagub Saat Ditanya Cara Mengelola Pemerintah yang Bersih

Panelis mempertanyakan bagaimana mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih dalam segala lini.

Editor: Hendra
Bangkapos.com/Ajie Gusti‎
Suasana debat publik Pilgub Babel di Hotel Novotel Babel, Rabu (11/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam salah satu segmen di debat publik Pilgub Babel di Hotel Novotel Bangka, Rabu (11/1/2017) pagi, beberapa panelis dari akademisi mengupas visi dan misi masing-masing Paslon.

Kepada Paslon pertama, Panelis mempertanyakan bagaimana mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih dalam segala lini. Pasangan Yusron-Yusroni menjelaskan bahwa semua hal itu harus di mulai dari pemimpin.

"Tinjau lagi perangkat yang ada, lakukan rekrutmen secara profesional, berikan contoh kepada bawahan," jelas pasangan ini.

Kepada Paslon dua, panelis mengupas visi dan misi pasangan ini yang ingin menjadikan Provinsi Kepulauan Babel sebagai poros maritim.

Panelis mempertanyakan bagaimana melakukan optimalisasi pulau-pulau kecil dengan kondisi penambangan laut saat ini yang masih masif.

"Tidak keluar dari aturan dan membuat zonasi, sehingga ada ketetapannya. Tentunya mengelola ini harus bersinergi fengan cara turun lapangan untuk bekerja membawa perangkat pemerintah," kata pasangan Rustam dan Irwansyah ini.

‎‎Panelis selanjutnya memberikan pertanyaan kepada Paslon tiga, Hidayat Arsani-H. Sukirman. Pihaknya menanyakan komitmen peningkatan SDM dan lainnya secara cepat dan efektif jika menjabat dalam lima tahun kedepan.

"Peningkatan birokrasi harus dibersihkan dahulu, baru tingkatkan SDM," jelas pasangan ini.‎

Sementara, untuk Paslon ke empat yaitu Erzaldi-Abdul Fattah diberikan pertanyaan terkait perhatian pasangan ini pada lingkungan yang terjadi banjir akibat penambangan yang membuat kedangkalan aliran sungai.

"Untuk tambang laut kita harus membagi zonasi, jangan seperti sekarang, di darat harus efektif dan efesiensi yang memiliki potensi tinggi. Dalam hal banjir perlu ada koordinasi pemerintah agar DAS yang rusak bisa diatasi," pungkas pasangan ini.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved