Janda Royal, Bapak Pucung dan Bajingan, Tak Enak Didengar, Rasanya Maknyus!
Ini bukanlah judul sinetron melainkan nama dua makanan di Jawa Tengah. Seperti apa sih yang disebut Janda Royal dan Bajingan itu?
Rasanya? Seperti kue Telur Gabus yang diselaputi gula putih.
Namun kue yang namanya paling jorok adalah, (maaf) Tahi Kucing. Padahal, bentuk, bau maupun rasanya sama sekali tidak mengingatkan ke benda yang satu itu.
Baca: M16, Senapan Andalan Tentara AS, Dikenal Ganas Menggigit Target
Makanan ini adalah kacang sangrai yang dimasukkan ke cairan gula putih yang kental dan dibentuk seperti makanan yang kita sebut gula kacang.
Bukan hanya nama kue yang terdengar aneh di telinga kita, tapi sebutan setiap nama makanan kadang berbeda di suatu tempat dengan tempat lainnya.
Misalnya saja, makanan yang disebut Krasikan di Jawa Tengah, disebut Kue Ladu di Jawa Barat. Padahal, keduanya persis sama.
Baca: Cerita Janda yang Beri Upah Hubungan Intim, Lalu Tewas Dihabisi Pria Ini
Ketimus di Jawa Barat adalah Lemet di Jawa Tengah. Tapi yang namanya Timus di Jawa Tengah adalah Kue Ubi di Jawa Barat. Gedang di Jawa Barat adalah pepaya.
Padahal, di Jawa Tengah yang disebut gedang adalah pisang. Gambas di Jawa Barat adalah labu siam, sedangkan di Jawa Tengah sebutan gambas adalah oyong. Sedangkan Labu siam di Jawa Tengah namanya waluh jipang!
Di Jawa Barat, ada penganan dari singkong yang diparut kemudian diisi gula merah. Namanya Misro, singkatan dari amis di jero.
Baca: Kisah Anak Tukang Masak Asal Indonesia Jadi Kepala Teknisi Boeing di AS, Gaji dan Fasilitasnya, Wow!
Amis di Jawa Barat artinya manis, bukan anyir. Jadi artinya “manis di dalam”. Orang Jawa Tengah pun mengenal makanan serupa.
Cuma namanya berbeda, yaitu Cemplon (artinya perempuan kecil montok yang berwajah manis).
Baca: Isu SARA Akan Menjegal Ahok-Djarot di Putaran Kedua
Lain di Jawa, Lain di Eropa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kue_20170219_141745.jpg)