Senin, 11 Mei 2026

Makanan yang Dibakar Ternyata Bahaya, Ini 7 Trik Menurunkan Resikonya

Tak bisa dipungkiri jika saat ini makanan yang di bakar sudah menjadi primadona. Terlebih lagi jika tengah berada di tempat makan

Tayang:
Editor: Evan Saputra
Istimewa
Makanan yang dibakar 

BANGKAPOS.COM - Tak bisa dipungkiri jika saat ini makanan yang di bakar sudah menjadi primadona.

Terlebih lagi jika tengah berada di tempat makan pinggiran seperti pecel lele.

Ataupun ketika tengah berkumpul bersama keluarga atau pun teman saat merayakan tahun baru.

Pasti menu bakar-bakaran menjadi nomor satu yang akan disediakan.

Ditambah lagi memang tidak bisa dipungkiri, ada sensasi yang dirasa lebih nikmat dan beda pada menu yang dibakar.

Lauk pauk yang digoreng memang nikmat, tapi kalau dibakar kenikmatannya seolah naik dua kali lipat.

Tak hanya makanan lauk pauk, kini makanan kekinian yang dijual juga tak lepas dari dibakar.

Sebut saja sejenis makanan sosis, bakso bakar dan lain-lain.

Hasil gambar untuk makanan yang dibakar

Tapi dibalik kenikmatan tersebut, menu bebakaran ternyata tidak bisa dikonsumsi sembarangan.

Hal ini di karena sangat berisiko mengancam kesehatan.

Dilansir Sripoku.com dari halosehat.com, mengkonsumsi makanan yang dibakar setiap hari dapat mengalami beberapa penyakit.

Terlalu sering mengonsumsi menu makanan yang dibakar dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker.

Terutama kanker saluran cerna bagian atas dan juga memicu asam lambung naik karena makanan yang dibakar sulit untuk dicerna sehingga akan menyebabkan kinerja lambung menjadi berat.

Nah, bagi kamu yang ingin tetap bisa mengkonsumsi makanan dibakar dengan aman.

Ada kok caranya agar kamu bisa makan menu bebakaran tanpa terlalu was-was.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved