Makanan yang Dibakar Ternyata Bahaya, Ini 7 Trik Menurunkan Resikonya
Tak bisa dipungkiri jika saat ini makanan yang di bakar sudah menjadi primadona. Terlebih lagi jika tengah berada di tempat makan
Terlebih lagi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.
4. Pilih daging yang tidak terlalu berlemak

Daging yang berlemak saat dibakar akan meneteskan lemak sehingga api akan membakar daging serta menciptakan asap berlebihan.
Pada proses ini pula zat karsinogen terbentuk.
Daging yang tinggi kadar lemak saat dibakar akan cenderung lebih cepat gosong.
5. Ternyata merendam dading didalam bumbu selama beberapa waktu dapat membantu menurunkan risiko berbahaya dari makanan yang dibakar
Dilansir dari Reader’s Digest, The American Institute for Cancer Research mengatakan bahwa merendam daging dalam bumbu setidaknya 30 menit lamanya dapat mengurangi pembentukan zat karsinogen.
Bumbu rendaman atau marinade dapat bertindak seperti semacam barrier antara daging dan karsinogen yang membahayakan.
Agar lebih aman, pastikan bumbu rendaman yang kamu buat bukan bumbu instan melainkan bumbu yang kamu racik sendiri dari bahan alami.
6. Perhatikan kebersihan alat yang digunakan untuk membakar makanan

Jangan sampai malas membersihkan membersihkan alat panggangan ya!
Apalagi membiarkan masakanmu dimasak di atas panggangan yang gosong terlebih lagi berkarat.
Jorok!
7. Ingat aturannya!
Mengkonsumsi menu bebakaran kesukaan boleh dan sah-sah saja kok tapi ingat ada aturannya ya.
Tidak dilarang kok menyantap menu nikmat nan lezat ini, tapi dikira-kira saja jangan sampai hampir setiap hari juga.
Ingat juga untuk selalu seimbangkan dengan menu sayuran dan buah ya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/makanan-yang-dibakar_20180414_155742.jpg)