Tempilang Belum Punya SPBU, Bupati Bangka Barat, Markus Segera Surati Menteri ESDM

"Dalam waktu dekat ini, saya akan bersurat ke Kementerian ESDM dengan tembusan kepada Pertamina agar warga kita tidak kesulitan lagi mendapatkan BBM

Tempilang Belum Punya SPBU, Bupati Bangka Barat, Markus Segera Surati Menteri ESDM
Ist/Humas Pemkab Bangka Barat
Bupati Bangka Barat, Markus, SH menyikapi belum adanya infrastruktur SPBU di Kecamatan Tempilang, Selasa(13/08).

BANGKAPOS.COM-- Kecamatan Tempilang Belum Punya SPBU, Bupati Bangka Barat, Markus Segera Surati Menteri ESDM Bidang Humas Pemkab Bangka Barat, MUNTOK - Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga kini masih belum merata.

Masyarakat di sejumlah daerah pelosok mengalami kendala untuk mendapatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) sebagai bahan bakar kendaraan atau keperluan lainnya karena terbatasnya infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat misalnya, karena belum adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masyarakat harus menempuh perjalanan 60-80an kilometer ke Belinyu, Riausilip maupun Kelapa untuk mendapatkan BBM.

Selama ini, masyarakat hanya mengandalkan BBM yang disuplai pedagang keliling dari luar daerah, atau warga setempat yang mencari BBM keluar daerah sehingga tak jarang harga jualnya di Tempilang dan sekitarnya pun terlampau mahal.

Menyikapi persoalan ini, Bupati Bangka Barat, Markus, SH tak tinggal diam. Dirinya mengaku dalam waktu dekat akan segera bersurat ke Kementerian ESDM terkait belum adanya infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tempilang.

"Dalam waktu dekat ini, saya akan bersurat ke Kementerian ESDM dengan tembusan kepada Pertamina agar warga kita tidak kesulitan lagi mendapatkan BBM seperti yang terjadi selama ini," kata Markus di Muntok, Selasa (13/8/2019).

Markus mengaku, selama ini banyak investor yang ingin berinvestasi di Tempilang hanya saja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) belum ada di sana.

"Ya, orang pasti belum maulah nanti mobilisasi disana terkendala karena pasokan BBM untuk kebutuhan produksi belum tersedia. Tapi kalau sudah ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan ada yang masuk," imbuhnya.

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved