Tolak Jadi Direksi BUMN, Sandiaga Siap Bantu Erick Thohir tapi Ini Syaratnya

Sandiaga menegaskan bahwa bentuk kontribusinya itu bukanlah dengan menjadi direksi ataupun komisaris perusahaan pelat merah.

Tolak Jadi Direksi BUMN, Sandiaga Siap Bantu Erick Thohir tapi Ini Syaratnya
Kolase TribunNewsmaker - Instagram @sandiuno dan Tangkap Layar Kompas TV
Sandiaga Uno dan Erick Thohir. 

BANGKAPOS.COM - Setelah Ahok, kini giliran Sandiaga Uno siap membantu kinerja Menteri BUMN Erick Thohir.

Kesiapan Sandiaga membantu Erick Thohir sebagai bentuk kontribusi kepada bangsa dan negara.

Kabar positif ini muncul setelah beberapa waktu lalu eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi komisaris Pertamina, salah satu perusahaan BUMN.

Namun demikian, Sandiaga menegaskan bahwa bentuk kontribusinya itu bukanlah dengan menjadi direksi ataupun komisaris perusahaan pelat merah.

"Saya sampaikan, saya akan membantu beliau dan kehormatan kita bisa berkontribusi kepada bangsa dan negara. Namun bukan kapasitas pimpinan perusahaan, direksi, atau komisaris," kata Sandiaga usai menghadiri Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Sabtu (14/12/2019).

Hal itu disampaikan Sandiaga Uno menanggapi kabar yang menyebut Erick Thohir menawarinya kursi bos BUMN yang bergerak di bidang asuransi.

AHOK BTP dan Dirut Pertamina Diminta Menteri BUMN Erick Thohir Data 142 Anak Pertamina,Ini Maksudnya

Sandiaga mengatakan, dirinya tidak mungkin masuk dalam BUMN karena berstatus sebagai kader Partai Gerindra.

"Tentunya BUMN itu harus bebas dari benturan kepentingan, harus bebas dari kepentigan yang mungkin bisa dianggap sebagai kepentingan partai-partai," kata Sandiaga yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu.

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga Uno turut mengomentari kasus perusahaan asuransi Jiwasraya. Ia meminta kasus itu segera diselesaikan sambil berharap kasus serupa tidak terulang.

"Jangan sampai ini menjadi trigger terhadap bubble yang nanti akan menjadi tantangan utama pada 2020 karena sistem keuangan kita sangat bergantung pada stabilitas moneter kita" kata Sandiaga Uno.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved