Selasa, 21 April 2026

Tolak Jadi Direksi BUMN, Sandiaga Siap Bantu Erick Thohir tapi Ini Syaratnya

Sandiaga menegaskan bahwa bentuk kontribusinya itu bukanlah dengan menjadi direksi ataupun komisaris perusahaan pelat merah.

Editor: fitriadi
Kolase TribunNewsmaker - Instagram @sandiuno dan Tangkap Layar Kompas TV
Sandiaga Uno dan Erick Thohir. 

Selang setahun, masalah bertambah. Jiwasraya menyampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahwa perusahaan butuh dana Rp 32,98 triliun. Ini demi memperbaiki permodalan sesuai ketentuan minimal yang diatur OJK atau risk based capital (RBC) 120 persen.

Kakek Nikahi Mahasiswi Habis Rp 1,4 Miliar, Istri Muda Ketahuan Selingkuh

Adapun Erick Thohir sempat menyebut Sandiaga Uno cocok mengurus dana pensiun ketika keduanya diundang dalam acara "Mata Najwa".

"Salah satu expertise dari Sandi kan di (bidang) keuangan. Saya rasa ke depan bagaimana saya juga dapat advice mengenai dana pensiun yang mungkin ini akan menjadi suatu challenge yang sangat berat ke depan karena, kembali, sistem pengelolaannya yang menurut saya belum baik," kata Erick dikutip dari tayangan "Mata Najwa".

Sandiaga Uno mengapresiasi kinerja dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Sandiaga Uno menuturkan dirinya memperhatikan kinerja sahabatnya itu sejak dua bulan Erick Thohir bekerja.

"To be fair, saya agak bias ya kalau tentang Erick Thohir karena kita bersahabat sejak lama. Saya melihat dari dua bulan kinerja dia secara fair kita perlu apresiasi," ucapnya mengapresiasi kinerja menteri BUMN itu.

Hal tersebut dikatakan Politikus dan pebisnis itu usai menghadiri Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu, (14/12/2019).

Dirinya juga menuturkan ada beberapa keputusan strategis dari Erick Thohir yang menurutnya perlu digarisbawahi.

Keputusan yang dimaksudkan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu adalah membersihkan dan mengirimkan pesan yang tegas akan komitmen terhadap good-corporate-governance.

Apa yang telah dikerjakan menteri BUMN itu menurut Sandi berguna untuk mengokohkan BUMN sebagai benteng perekonomian Indonesia.

Selain itu dapat juga sebagai lokomotif katalisator pembangunan kita ke depan dan pertumbuhan ekonomi.

Alasan Sandiaga Tolak Tawaran Erick Thohir

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno sebelumnya santer dikabarkan akan masuk jajaran bos perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.

Sandiaga Uno mendapatkan tawaran dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk memimpin salah satu perusahaan.

Kendati demikian, tawaran menggiurkan tersebut rupanya ditolak oleh Sandiaga Uno.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved