Tolak Jadi Direksi BUMN, Sandiaga Siap Bantu Erick Thohir tapi Ini Syaratnya
Sandiaga menegaskan bahwa bentuk kontribusinya itu bukanlah dengan menjadi direksi ataupun komisaris perusahaan pelat merah.
Sandiaga Uno memiliki alasan tersendiri kenapa dirinya menolak tawaran Erick Thohir.
• Presiden Jokowi Bocorkan Konsep Ibu Kota Baru, Pagi Ini Ia Bertolak ke Kalimantan
Sebelumnya, tawaran Erick Thohir ini terungkap dalam acara Mata Najwa yang tayang pada 4 Desember lalu.
Di acara tersebut, Erick Thohir blak-blakan ingin menawari Sandiaga Uno.
Menurutnya, Sandiaga cocok menjadi bos BUMN yang mengurus soal dana pensiunan.
Meski Sandiaga menolak tawaran tersebut, namun ia mengaku akan bersedia membantu Erick Thohir.
Ia mengaku merasa terhormat jika bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara.
• MISTERI Wali Nikah Vanessa Angel Belum Terbongkar, Sahabat Bongkar Cerita Soal Sosok Suami
Sandiaga beralasan bahwa saat ini dirinya merupakan seorang politikus.
Menurut Sandiaga, BUMN harus jauh dari kepentingan partai politik.
Saat ini, Sandiaga masih aktif dalam kepengurusan Partai Gerinda.
Sebelumnya, nama Sandiaga Uno sempat diisukan masuk bursa direksi korporasi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menteri BUMN Erick Thohir pun angkat bicara.
Erick menilai, sosok Sandiaga masih pantas menjadi seorang politikus apalagi dengan sederet aktivitas Sandiaga yang padat.
"Saya rasa Pak Sandi sudah memposisikan dirinya, beliau seorang politikus. Lakukan roadshow ke daerah-daerah," ujar Erick di kantor Kemenko Polhukam, Kamis (5/12/2019).
Kata Erick, apabila Sandiaga masuk BUMN, maka ada jabatan dikorbankan, yakni Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
Maka dari itu, Erick pun memastikan peluang Sandiaga masuk BUMN sangat kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sandiaga-uno-dan-erick-thohir34.jpg)