Investasi Bodong Via Aplikasi Mimiles Terbongkar, 264 Ribu Member Rugi Rp 750 Miliar

Praktik investasi bodong alias ilegal berbasis aplikasi android yang dilakukan perusahaan di Jakarta Pusat terbongkar.

Investasi Bodong Via Aplikasi Mimiles Terbongkar, 264 Ribu Member Rugi Rp 750 Miliar
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Dua tersangka investasi bodong yang ditangkap anggota Ditreskrimsus Polda Jatim. 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Praktik investasi bodong alias ilegal berbasis aplikasi android yang dilakukan perusahaan di Jakarta Pusat terbongkar.

Perusahaan yang baru beroperasi selama delapan bulan mampu menghimpun sekitar 264.000 orang dari berbagai kota di Indonesia sebagai member.

Total kerugian uang milik para member sekitar Rp 750 miliar.

Adalah Ditreskrimsus Polda Jatim yang berhasil membongkar kasus ini.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan perusahaan tersebut berdiri secara ilegal.

“Perusahaan ini tidak ada izinnya,” ujar Luki kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (3/1/2020).

Aktris Callista Wijaya Jadi Korban Jiwasraya, Investasi Rp 1,5 Miliar tapi Uangnya Tak Bisa Ditarik

Perusahaan ini mengajak masyarakat mendaftarkan diri menjadi member melalui aplikasi ‘Mimiles.

Setiap member membayar mulai Rp 50.000 sampai Rp 200 juta sebagai nilai tukar top up untuk investasi sebuah barang di dalam aplikasi.

Barangnya beragam, mulai dari benda tidak bergerak seperti ponsel, kulkas, telivisi, rumah, sampai benda bergerak, seperti mobil dan motor.

“Kami sudah menarik sekitar 120 mobil yang sempat ada di tangan customer,” jelasnya.

Kecelakaan Maut di Pasuruan, Istri dan 2 Anak Tewas saat Mobil Dikendarai Suami Tabrak Truk Fuso

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved