Virus Corona
Virus Corona, SARS dan MERS Ternyata Mirip, Ini Tingkat Bahayanya dan Waspadai Gejala Ini
gejala umum bagi orang yang terinfeksi, seperti demam, batuk, kelelahan, sakit tenggorokan, sakit kepala, hemoptisis, dan diare
MERS-CoV dilaporkan memiliki tingkat kematian lebih tinggi daripada SARS-CoV yakni sebesar 37 persen.
Kasus menjadi meluas, di Arab Saudi tercatat 22 orang meninggal dunia dari 44 kasus yang terjadi.
Seorang peneliti dari Erasmus Medical Center (EMC) di Belanda, Ron Fouchier mendunga MERS-CoV berasal dari kelelawar.
Pada 2013, penyakit ini mewabah ke negara-negara di Eropa, seperti Inggris, Perancis, Jerman, dan Italia.
WHO sempat mengeluarkan peringatan bahwa MERS-CoV dapat menjadi ancaman dunia.
Sementara itu, bagi orang yang terinfeksi MERS-CoV dilaporkan menginduksi peningkatan konsentrasi sitokin proinflamasi yang juga dikaitkan dengan peradangan paru dan kerusakan paru-paru yang luas.
Adapun MERS juga memiliki tanda dan gejala masalah pencernaan pada usus, misalnya diare.
Hingga saat ini belum ada pengobatan antivirus yang terbukti efektif untuk infeksi coronavirus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/virus-corona-penyebab-pneumonia.jpg)