Lebih Seru, Ibnu Saleh Bakal Ditantang Didit Srigujaya di Pilkada Bateng 2020
Dari empat kabupaten itu, Bangka Tengah yang mendapat sorotan karena munculnya nama Didit Srigusjaya sebagai penantang incumbent Ibnu Saleh
Lebih lanjut, ia membicarakan terkait politik identitas, masih menjadi persoalan dalam demokrasi termasuk di Bangka Belitung.
Pendekatan mayoritas dan pendekatan minoritas sebaiknya tak lagi dijadikan alat ukur dalam kontestasi pilkada.
Indikator untuk memilih calon kepala daerah adalah seberapa kompeten calon yang akan dipilih.
"Kalau petahana, bagaimana implementasi kebijakan yang pro rakyat selama memimpin. Bila penantang, apakah visi misi menukik untuk kepentingan publik. Ini yang idealnya menjadi tolak ukur. Berpeganglah pada Pancasila dan buang jauh-jauh politik identitas," jelasnya.
Selanjutnya, mengenai partai politik (parpol), ada beberapa yang dominan dan dinyatakan siap untuk menyambut pilkada 2020.
"Satu di antaranya PDIP. Partai tersebut kami lihat lebih siap secara infrastruktur politik. Kadernya sangat militan hingga level ranting. Selain itu, basis penentu kandidat untuk dicalonkan adalah survei. Kebutuhan publik terkait siapa sosok yang didambakan alat ukurnya jelas di PDIP," sebut Bambang.
Persiapan Baru 30 Persen
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Belitung menyatakan persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Babel sudah mencapai 30 persen.
Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Babel Guid Cardi mengatakan, persiapan empat kabupaten saat ini terus dilaksanakan.
"Seperti rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) telah dirampungkan dan sedang dilaksanakan orientasi tugas PPK. Ssaat ini sedang dalam proses pembentukan Petugas Pemungutan Suara (PPS). Hibah anggaran pemilihan telah disiapkan oleh pemda setempat. Sosialiasasi terkait tahapan sedang dilakukan oleh KPU kabupaten tersebut bersama stakeholder setempat," jelas Guid Cardi.
Dia mengatakan, tahapan yang sedang dilaksanakan oleh empat kabupaten tersebut sampai dengan bulan Maret ini sudah sampai penyerahan dan verifikasi dukungan calon perseorangan.
"Saat ini ada dua kabupaten yang melaksakan tahapan tesebut, yakni KPU Basel dan KPU Babar. Namun hanya di KPU Basel pasangan calon perseorangan yang diterima penyerahan jumlah dukungannya dan dilanjutkan ketahapan verifikasi. Sedangkan di KPU Babar jumlah dukungan calon perseorangannya tidak memenuhi syarat," paparnya.
Di empat kabupaten tersebut, saat ini juga sedang melakukan pencermatan data pemilih dan DP4 yang diserahkan pemerintah melalui KPU, pemetaan dan lokasi TPS.
Dia juga mengatakan, pihaknya terus melakukan uapaya seperti sosialisasi agar partisipasi pemilih tinggi, apalagi untuk para pemilih pemula.
"Adapun upaya terkait sosialisasi dalam rangka partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula dan daerah terpencil. KPU kabupaten dan KPU provinsi tetap melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih, tentunya sesuai dengan ketersediaan anggaran juga. Bekerja sama dengan pihak-pihak terkait dan pemerintah daerah, kampus dan kelompok-kelompok masyarakat yang konsen dengan pemilu dan pilkada, menyesuaikan dengan tahapan pemilihan yang sedang berlangsung," paparnya. (bangkapos.com/R1/T2/S2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ibrahim-19220201.jpg)