Breaking News:

Kronologi Siswa SMP Tewas Dililit Piton 7 Meter, Teman Korban Pukul Ular tapi Malah Diserang

Teman-teman korban sempat berupaya memukul tubuh piton tapi malah diserang dan digigit. Dua rekan korban mengalami luka.

Editor: fitriadi
Kompas.com/Abdul Haq
ILUSTRASI: Puluhan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ikut menangkap ular piton sepanjang delapan meter di dekat kandang ternak sapi milik warga, Selasa, (19/7/2016). Foto ini tidak ada kaitan dengan isi berita. 

BANGKAPOS.COM, BOMBANA - Alfian (16), siswa SMP di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, tewas dililit ular piton sepanjang sekitar 7 meter, Minggu (14/6/2020).

Dari keterangan saksi mata, saat hendak ditolong, kondisi korban sudah terlilit di bagian leher hingga kepala.

Teman-teman korban sempat berupaya memukul tubuh piton tapi malah diserang dan digigit. Dua rekan korban mengalami luka.

Terdengar teriakan

Kapolsek Rumbia Iptu Muh. Nur Sultan mengungkapkan kronologi singkat Alfian jadi korban serangan piton.

Saat itu korban dan rekan-rekannya hendak menuju ke lokasi air terjun di Pegunungan Kahar, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia.

Lalu, korban terpisah dari rombongan, sekitar 10 meter.

Rekan korban pun terkejut dengan suara teriakan yang diduga suara korban.

Ternyata, setelah dicari asal suara tersebut, rekan-rekan korban melihat Alfian telah dililit ular piton.

"Setelah tiba di tempat kejadian mereka melihat korban dalam keadaan terlilit ular pada bagian leher dan kepala ular menggigit pada bagian paha," kata Kapolsek Rumbia Iptu Muh. Nur Sultan saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved