Minggu, 19 April 2026

Pencabulan di Bangka Tengah

Jangan Terulang Lagi, Predator Anak Ini Diminta Diberikan Hukuman Terberat

Batianus meminta agar pihak penegak hukum memberikan hukuman terberat kepada pelaku sebagai bentuk efek jera agar peristiwa serupa tak lagi terulang

Editor: Hendra
(Bangkapos/Muhammad Rizki)
Wakil Ketua I DPRD Bateng, Batianus. 

Melalui telepon Kapolsek Simpang Katis mengatakan bahwa ia sedang ada kegiatan di Polda Bangka Belitung.

Terkait kasus dugaan pencabulan ini,  ia mengatakan pihaknya belum bisa memberikan ketetangan via telepon dan akan kembali menghubungi awak media jika ia berada di kantor.

"Untuk keterangannya kita langsung ketemu saja ya, nanti saya kabari lagi," ujar AKP Satriadi.

Camat Simpangkatis Kaget Ada Kasus Pencabulan Anak Bawah Umur

Suasana di Balai Keluarga Berencana (KB) Kantor Camat Simpangkatis terlihat cukup ramai, Senin (29/6/2020) siang ini.

Tampak sejumlah orangtua membawa anak laki-laki mereka yang diduga menjadi korban pencabulan seorang pemuda berinisial FD (24).

Situasi di Balai KB Kantor Camat Simpangkatis, Senin (29/6/2020) (bangkapos.com / Muhammad Rizki)
Camat Simpangkatis Roy Haris mengatakan dirinya telah mengetahui kasus pencabulan tersebut.

Dia menyerahkan semua hal terkait penegakkan hukum terhadap pelaku kepada pihak kepolisian.

"Jadi kami akan bersinergi dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPKBPPA) untuk mengurusi penanganan terhadap korban ini dengan lebih serius agar tidak ada traumatis yang berkembang," ujar Roy, Senin (29/6)

Ia berharap pihak kepolisian, sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku, segera memproses pelaku agar bisa segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepada keluarga korban, Roy juga mengajak agar bisa bersama-sama pemerintah untuk melakukan penyembuhan trauma kepada anak-anak .

Ia juga meminta agar pihak keluarga bisa bersabar karena semua pihak sedang bekerja maksimal untuk menanggulangi hal ini.

"Saya juga kaget, semua pihak juga terpukul tapi yang pasti pemerintah siap mendampingi anak yang menjadi korban dan kita juga berusaha agar tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari," pungkasnya.

Kritik Predikat Kabupaten Layak Anak

Anggota Komisi II Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Apri Panzupi mengaku kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Bateng seperti 'gunung es'.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved