Sabtu, 18 April 2026

Tak Perlu Jauhi Roti Tawar Saat Diet, Ini Alasannya

Makanan sumber karbohidrat sering kali disalahkan sebagai penyebab kenaikan berat badan.

Editor: suhendri
retno
Roti tawar 

Gabungan itulah yang menyebabkan surplus kalori atau kalori berlebih.

Topping seperti keju atau selai kacang bisa membuat kalori roti tersebut naik berkali-kali lipat.

Ahli gizi teregistrasi sekaligus creator BetterThanDieting.com dan penulis Read It Before You Eat It, Bonnie Taub-Dix sepakat dengan hal tersebut.

Ia menambahkan, bukan berarti kita harus sama sekali menjauhi karbohidrat.

Sebab, karbohidrat kompleks yang kaya akan serat, seperti gandum utuh, justru bisa membuat kita cepat kenyang sehingga terhindar dari makan berlebih dan pada akhirnya dapat membantu menurunkan berat badan.

Taub-Dix merekomendasikan agar konsumsi karbohidrat dibarengi dengan makronutrien lain, yakni lemak dan protein.

Dengan demikian, makanan yang kita konsumsi tidak hanya bergizi tetapi juga nikmat.

Misalnya roti gandum yang dipadukan dengan dada ayam panggang serta sayur-sayuran.

"Itu adalah kombinasi yang tidak hanya memuaskan untuk tubuh, tetapi juga mulut dan pikiran," ungkapnya.

Pola makan secara utuh

Memangkas terlalu banyak konsumsi karbohidrat, termasuk roti, justru bisa menyebabkan seseorang kelaparan yang pada akhirnya memicu perilaku makan lebih dan sembarangan.

Jika targetmu adalah menurunkan berat badan, Tomlinson menyarankan untuk fokus pada makanan keseluruhan, termasuk jenis topping yang kita pilih.

Kita bisa memakai timbangan makanan atau alat lain mengukur porsi makan yang dianjurkan dalam sehari.

Kemudian bandingkan dengan porsi yang biasa kamu makan.

Kamu mungkin akan terkejut dengan perbedaan kalori yang begitu besar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved