Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ingin dapatkan Modal Usaha Rp 2,4 Juta? Yuk Segera Daftarkan UMKM Anda ke Kantor Disperindagkop

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elfiyena, mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan bantuan langsung tunai

Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel, Elfiyena. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elfiyena, mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 2,4 juta per pelaku usaha mikro.

Menurutnya, ini merupakan program pemerintah pusat dengan target 12 juta pelaku usaha yang akan diberikan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elfiyena, mengatakan, masyarakat yang ingin didata terkait BLT tersebut harus mendatangi kantor dinas koperasi dan UMKM di masing-masing Kabupaten/Kota.

"Masyarakat bisa mendata dirinya di dinas kabupaten/kota setempat persyaratan tidak ada kredit, bukan pegawai ASN, bukan pegawai BUMN, TNI Polri, dan hanya punya tabungan maksimal Rp 2 juta dengan datang dan mendata sendiri ke dinas terkait," kata Elfiyena kepada Bangkapos.com, Minggu (30/8/2020).

Menurutnya,  informasi ini juga telah mereka sampaikan ke setiap Kelurahan, Kecamatan untuk bisa mengajak para pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan program pemerintah ini.

"Kita sudah menyebarkan ke kecamatan, kelurahan karena target se Indonesia sebanyak 12 juta UMKM, dengan disiapkan pemerintah pusat mendapatkan bantuan RP 2,4 juta, kalau bisa Bangka Belitung mengusulkan sebanyak-banyaknya. Nantinya usulan tersebut di klinsing atau verifikasi oleh kementerian," ungkap Elfiyena.

Dia menambahkan data yang dikirimkam dari setiap provinsi nantinya akan dilihat nomor induk kependudukan (NIK) sehingga diharapkan tidak ada kebohongan.

"Usulan dari daerah nanti di verifikasi oleh Kementerian Koperasi dan UMKM berdasarkan NIK, sehingga tidak bisa berbohong dan nomer handphone aktif. Program pemerintah ini banyak, sehingga kita jangan sampai jadi penonton saja. Ini kesempatan pelaku UMKM, pelaku usaha, kami hanya mendata hingga Minggu kedua September ini, jangan sampai kita telat nanti malah protes,"  jelas Elfiyena.

Selain itu, dia mengatakan pada tahapan pertama program BLT untuk UMKM ini telah diberikan langsung melalui lauching yang dilakukan Presiden RI Jokowi, sebanyak 1 juta UMKM mendapatkanya, sementara untuk di Babel hanya 1.700 UMKM mendapatkanya.

"Artinya, ayo jangan malu-malu untuk ke dinas mendatakan diri, kita harus mendekatkan diti ke dinasnya, kemana selama ini punya UMKM tapi pihak dinas tidak kenal. Karena ini merupakan program pemerintan bantuan Presiden untuk permodalan, sayang kalau tidak dimanfaatkan," imbau Elfiyena.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved