Ketahui Dampak Buruk Junk Food bagi Kesehatan
Junk food biasanya tinggi lemak jenuh, serta gula dan sodium pada bumbu perisanya.
Kanker:
Konsumsi junk food terutama jenis processed meat atau daging olahan, seperti sosis, daging asap dan bacon, juga meningkatkan risiko kanker.
Diabetes:
Junk food yang tinggi kalori dan rendah vitamin dan serat, bisa membuat kadar gula darah naik drastis.
Gangguan ginjal:
Kandungan nutrium di dalam junk food diketahui cukup tinggi.
Hal ini ternyata dapat berdampak buruk bagi kinerja ginjal.
Jika sudah terkena gangguan ginjal, tubuh jadi tidak dapat menyaring racun dalam darah dengan baik.
Kerusakan hati:
Jika kamu terbiasa mengonsumsi junk food tanpa berolahraga sama sekali sama saja dengan terbiasa mengonsumsi alkohol.
Hal ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan parut dalam hati sehingga hati tidak dapat bekerja secara optimal.
Pilih pengganti junk food agar lebih sehat
Junk food biasanya akan membuat orang cenderung untuk makan dengan porsi yang lebih besar.
Selain itu, kebanyakan orang juga akan memilih junk food ketimbang makanan bernutrisi seimbang.
Misalnya, lebih memilih untuk minum soda ketimbang air putih, atau lebih suka ngemil snack kemasan daripada buah dan sayur.
Mereka yang rutin mengonsumsi junk food bisa ovedosis kalori, lemak, gula dan karbohidrat.
Pada anak-anak, makan junk food terlalu sering juga bisa membentuk pola makan.
Anak pun jadi tidak suka makan makanan sehat.
Maka, penting untuk mengetahui makanan sehat dan bahan masakan yang bisa menggantikan junk food, misalnya seperti berikut ini.
Dark chocolate:
Dark chocolate lebih kaya nutrisi dan mengandung serat, zat besi, kalium dan magnesium dibandingkan dengan milk chocolate atau cokelat putih.
Minyak zaitun:
Ketika memasak, minyak zaitun atau olive oil bisa jadi pilihan sehat pengganti mentega atau minyak.
Daging rendah lemak:
Sebagai pengganti burger, cobalah untuk mengonsumsi ikan, daging ayam, atau daging dengan kadar lemak yang lebih rendah.
Buah:
Ingin makan yang manis-manis? Daripada permen atau sereal, cobalah makan buah.
Selain penuh vitamin dan serat, buah juga memiliki kandungan gula lebih rendah daripada camilan lain.
Kopi tanpa gula:
Kebanyakan minuman kopi yang dijual di coffee shop ternyata bisa mengandung 60 gram gula.
Cobalah jenis kopi tanpa gula yang bisa kita buat sendiri.
Sebelum keluhan karena junk food timbul, sebaiknya selalu mencari tahu kandungan nutrisinya.
Selalu batasi konsumsi junk food, serta seimbangkan asupan Anda dengan mengonsumsi makanan sehat, termasuk sayur dan buah segar. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bahaya Junk Food yang Mengintai Kesehatan Kita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-junk-food-freepik.jpg)