Waspadai 7 Gejala Radang Otak
Radang otak primer terjadi ketika virus secara langsung menginfeksi otak dan sumsum tulang belakang.
BANGKAPOS.COM – Penyakit radang otak atau ensefalitis adalah peradangan yang terjadi pada jaringan otak.
Melansir Health Line, penyebab radang otak tersering adalah infeksi virus.
Dalam kasus yang jarang terjadi, radang otak bisa disebabkan oleh bakteri atau bahkan jamur.
Penyakit ensefalitis ini dapat dibagi menjadi dua tipe utama, yakni primer dan sekunder.
Radang otak primer terjadi ketika virus secara langsung menginfeksi otak dan sumsum tulang belakang.
Sedangkan, ensefalitis sekunder terjadi ketika infeksi dimulai di tempat lain di tubuh, baru kemudian menyebar ke bagian otak.
Gejala radang otak
Melansir Mayo Clinic, secara umum, anak kecil dan orang lanjut usia (lansia) berisiko lebih besar terkena radang otak akibat virus.
Beberapa kasus radang otak bersifat akut, jangka pendek, dan berpotensi dapat disembuhkan.
Sementara, jenis peradangan lainnya bersifat kronis dan dapat terus menyebabkan kerusakan.
Kondisi ini bisa jadi kumulatif dan tidak mudah disembuhkan seperti penyakit alzheimer.
Merangkum Bustle, radang otak tidak selalu menakutkan.
Faktanya, beberapa gejala radang otak bisa diperbaiki melalui perubahan gaya hidup sederhana.
Berikut ini adalah beberapa gejala radang otak yang bisa dikenali:
1. Alami brain fog atau kabut otak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-sering-sakit-kepala-setelah-tidur-siang.jpg)