Breaking News:

Waspadai 7 Gejala Radang Otak

Radang otak primer terjadi ketika virus secara langsung menginfeksi otak dan sumsum tulang belakang.

Editor: suhendri
Freepik.com
Ilustrasi sakit kepala 

Terkadang sakit kepala atau migrain dapat disebabkan oleh pilihan gaya hidup, tetapi terkadang juga dapat disebabkan oleh sesuatu yang lebih serius yang mungkin memerlukan perhatian medis.

Misalnya, sakit kepala parah bisa menjadi gejala radang otak atau bahkan pembengkakan otak.

Tetapi, Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Menurut, Ahli neuro-onkologi, Santosh Kesari, MD, PhD, kondisi itu jarang terjadi.

Sakit kepala biasanya biasanya dikaitkan dengan gejala neurologis lain karena lesi massa atau infeksi.

Sering kali Anda memang tidak dapat benar-benar mengetahui apakah sakit kepala itu hanya sakit kepala atau disebabkan oleh sesuatu yang lebih serius.

Jadi, dia menyarankan, Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika sakit kepala tampak tidak biasa dan berlangsung lebih lama dari biasanya.

5. Merasakan leher kaku

Salah satu gejala radang otak lain yang lebih serius yang harus diwaspadai adalah leher kaku.

Seperti yang dikatakan Dr. Dean, ini juga bisa mengindikasikan pembengkakan di otak.

Ensefalitis dan meningitis, yaitu penyakit yang menyebabkan peradangan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang, biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus.

Jika Anda mengalami leher kaku disertai sakit kepala, dan demam, akan lebih baik segera temui dokter untuk mengetahui gejala yang dialami.

6. Alami mual atau muntah

“Radang otak atau ensefalitis dapat membuat Anda merasa mual,” kata Dr. Dean.

Penyebab umum dari jenis radang otak ini adalah infeksi virus seperti virus herpes simpleks.

Faktanya, peradangan otak akibat herpes mencapai 10 persen dari semua kasus ensefalitis di Amerika Serikat per tahun.

Gejala lain yang bisa dicurigai sebagai gejala radang otak, termasuk leher kaku, kantuk, dan mudah lelah.

Jadi, bicarakan dengan dokter jika Anda melihat salah satu dari gejala penyakit ini.

7. Perubahan penglihatan

Otak dan mata Anda sangat terhubung.

Jadi tidak terlalu mengejutkan untuk mengetahui bahwa ketika otak Anda mengalami peradangan, penglihatan Anda juga dapat terpengaruh.

Jika Anda tiba-tiba mengalami gangguan penglihatan, dokter dapat membantu memeriksa mata Anda dan menemukan indikasi awal stroke, radang otak, atau bahkan alzheimer.

Jadi, apabila Anda mengalami salah satu gejala radang otak di atas, pastikan untuk segera membicarakannya dengan dokter.

Ketahuilah bahwa beberapa gejala itu bisa diobati.

Menurut Dr. Kesari, jenis pengobatan yang Anda perlukan sangat bergantung pada tingkat keparahan gejalanya.

Jika penyebab yang mendasari radang otak kronis terkait dengan gaya hidup, penyesuaian pola makan, mengatasi stres, dan menghilangkan kebiasaan seperti merokok dapat membantu.

"Untuk gejala yang parah, radang obat diobati dengan berbagai perawatan imunosupresif termasuk steroid, IVIG, plasmaferesis, dan Rituxan," katanya. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 7 Gejala Radang Otak yang Perlu Diwaspadai

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved