Breaking News:

Fakta-fakta Oknum ASN Pemkab Babar yang Lagi Tubel Kena Sanksi Turun Pangkat karena Selingkuh

Fakta-fakta Oknum ASN Pemkab Babar yang Lagi Tubel Kena Sanksi Turun Pangkat karena Selingkuh

Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar (CC)
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
kompas.com
Ilustrasi Selingkuh 

Kepala BKPSDM kabupaten Bangka Barat, Antoni Pasaribu mengatakan, saat ini yang bersangkutan, masih berada di Palembang.

Untuk itu, pihaknya pun telah melayangkan surat kepada dosen Program Studi (Prodi) Unsri.

Selain, itu pihak BKPSDM juga melayangkan surat pemberitahuan terhadap rektor Unsri. Namun, sampai saat ini kata Antoni belum ada tanggapan.

"Sebelumnya kami telah membentuk tim, mereka sudah bolak balik Palembang untuk ngurus masalah ini. Kami juga sudah besurat ke dosen Prodi dan rektor bahwa yang bersangkutan ini sedang dalam masalah, akan tetapi belum ada balasan," jelas Antoni.

Tubel Dihentikan

Kepala BKPSDM kabupaten Bangka Barat, Antoni Pasaribu, menjelaskan, Tugas Belajar (Tubel) berlaku selama 5 tahun.

Dan saat ini ASN tersebut telah mengikuti Tubel  yang telah berjalan 3 tahun, melalui mekanisme penunjukan secara langsung.

Kala itu, SK Tubel oknum tersebut ditandatangai PJ Bupati Sudirganto.

Kemudian dimasa kepemimpinan Bupati Markus, SK Tubel diberhentikan, mengingat ada mekanisme yang dianggap salah oleh bagian hukum Pemkab Bangka Barat.

" Tubelnya berlaku selama 5 tahun, cuma saat pak Markus menjadi Bupati itu dihentikan, karena masukan dari bagian hukum ada kesalahan mekanisme. Mekanisme apa mekanisme penunjukan secara langsung itulah, harusnya seleksi," kata Antoni.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved