Sun Yat Sen Berhasil Gulingkan Dinasti Qing, Sosok Bapak Bangsa Bagi China Maupun Taiwan

Sun Yat Sen Berhasil Gulingkan Dinasti Qing, Sosok Bapak Bangsa Bagi China Maupun Taiwan

NET/Kolase
Sun Yat Sen, Presiden pertama Republik Tiongkok, Bapak Bangsa bagi Republik Rakyat Tiongkok (RRT: China) dan Republik 

Sun Yat Sen Berhasil Gulingkan Dinasti Qing, Sosok Bapak Bangsa Bagi China Maupun Taiwan

BANGKAOS.COM -- Nama Sun Yat Sen tentunya sudah tak asing lagi bagi masyarakat Tiongkok.

Ya, Sun Yat Sen adalah Bapak Tiongkok Modern.

Sun Yat Sen merupakan Father of the Nation atau Bapak Bangsa baik bagi Republik Tiongkok (Taiwan) maupun Republik Rakyat Tiongkok (RRT: China). 

Sebelum Taiwan dan China berpisah menjadi dua negara dengan ideologi yang berbeda, di masa Sun Yat Sen dua negara ini adalah satu yakni Republik Tiongkok.

Kisah Republik Tiongkok berawal pada 10 Oktober 1911. Di mana terjadi pemberontakan di Wuchang, Tiongkok.

Baca juga: Negara Asia Tenggara Ini Diprediksi yang Bakal Gempur China, Bukan Taiwan Apalagi Jepang

Baca juga: Ini Babak Baru Kasus Video Syur Mirip Gisel, Roy Suryo Sarankan Mantan Gading untuk Lakukan Ini

Baca juga: Deddy Corbuzier Sebut Jika Benar Pemeran Wanita itu Gisel, Perkara Ini Tidak Perlu Diusut, Kenapa?

Pemberontakan ini menjadi awal dari revolusi besar untuk menggulingkan Dinasti Qing (berkuasa sejak 1644).

Berkaitan dengan  revolusi itu, kaum revolusioner membentuk Republik Tiongkok pada 1 Januari 1912. Sun Yat-Sen ditunjuk sebagai presiden sementara republik baru ini.

Mengenai sepak terjangnya, berikut ini tulisan Dali Santun Naga, Guru Besar Universitas Tarumanegara, Sun Yat-Sen, Sanminzhuyi, dan Sopir Taksi, yang pernah tayang di Majalah Intisari edisi November 2009.

Sun Yat-sen dilahirkan pada 12 November 1866 di distrik Xiangshan, Provinsi Guangdong. Lahir di tengah keluarga bermarga Sun, ia diberi nama Wen sehingga menjadi Sun Wen.

Sun Yat Sen. (NET)
Sun Yat Sen. (NET)

Selanjutnya ia menggunakan alias Yixian yang dalam dialek Guangdong dilafalkan sebagai Yat-sen. Dari situ muncullah nama Sun Yat-sen.

Banyak tahun kemudian, ketika berada di Jepang, ia menggunakan alias Zhongshan yang dalam bahasa Jepang dilafalkan sebagai Nakayama (artinya gunung).

Baca juga: Cerita Para Suami Bidan yang Istrinya Direbut Dokter AM, Jangan Ada Keluarga Lain yang Jadi Korban

Disekap perwakilan Tiongkok

Saat masih kecil, Sun Yat-sen telah mendengar cerita dari veteran Taiping Tianguo tentang keadaan Negeri Tiongkok di bawah Dinasti Qing.

la mengetahui betapa bobroknya Pemerintah Qing pada saat itu. Sementara pada waktu itu kakaknya yang berada di Honolulu, Hawaii, sukses jadi pedagang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved