Breaking News:

Bangka Selatan Election

Pilkada 2020 adalah Tentang Pertaruhan Masa Depan Bangka Selatan

Sopian AP: Pengalaman disclaimer telah mengajarkan Kita untuk Cerdas Dalam memilih

ist
Cabup Nomor 2 Aditya Rizky Pradana mensosialisasikan tentang tata cara mencoblos di surat suara kepada warga 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam Pilkada 2020, kita akan mempertaruhkan masa depan daerah lima tahun mendatang. Apakah masa depan daerah akan lebih baik atau sebaliknya?

Apakah masa depan daerah akan suram dan sebaliknya? Apakah masa depan daerah kita akan berkemajuan atau mundur? Itu bergantung pada kualitas pasangan calon kepala Daerah dan wakil kepala daerah yang diusung partai politik.

Mereka yang akan dipilih masyarakat suatu daerah di ruang-ruang TPS pada 9 Desember mendatang. Dan itu juga tak lepas dari peran kita sebagai pemilih. Dalam beberapa kali Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) digelar, termasuk di Bangka Selatan (Basel), setidaknya sudah dapat menjadi pelajaran yang sangat penting bagi warga Negeri Junjung Besaoh ini untuk cerdas dalam memilih pemimpin lima tahun ke depan.

Bangka Selatan yang pernah berjaya, namun berikutnya pernah pula terpuruk. Daerah ini pernah mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional. Namun pernah pula mendapat predikat Dislaimer. Beruntung, posisi itu terselamatkan dalam 5 tahun terakhir.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor Urut 2 (Dua) Adit-Damiri, mengungkapkan mengingat Pilkada ini diselenggarakan satu kali dalam lima tahun, maka warga sebagai pemilih harus benar-benar memilah dan memilih.

"Kalau kita sebagai warga dan pemilih, salah memilih, selama lima tahun ke depan, maka masa depan daerah ini menjadi suram. Kita sebagai masyarakat harus jeli memilah dan memilih pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berkualitas. Memilih pemimpin yang memiliki kompetensi dan kapasitas membangun daerah dan memajukan daerah itu. Sebagai pemilih, kita harus kritis dalam memilih calon pemimpin daerah kita ini," ungkapnya.

Apalagi lanjutnya sejarah telah mengajarkan kepada kita tentang Pilkada dan kepemimpinan di daerah ini.

"Pengalaman telah mengajarkan kita bagaimana kalau daerah ini bukan dipimpin pemimpin yang berkualitas dan kompeten. Masa depan daerah jadi pertaruhannya. Tak terkecuali, masa depan kita sebagai warga daerah ini," lanjutnya.

Sementara itu Ketua Sekber BERADAB H Hidayat Tukijan mengungkapkan bahwa sejarah kelahiran daerah ini yang diperjuangkan dengan keringat, airmata dan harga diri seluruh warga Bangka Selatan dengan tujuannya daerah ini berdaya saing dan bermartabat. sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia.

"Apakah kita ingin kembali mengulang sejarah, kembali menorehkan catatan dislaimer pada daerah yang kita ini ? Sudah saatnya pengalaman kita jadikan pelajaran yang berharga bagi kita dalam Pilkada ini. Saatnya kita cerdas dalam memilih pemimpin daerah kita ini," ungkapnya.

Sementara Ketua DPC Partai Perindo Bangka Selatan Hadiyanto atau yang akrab dipanggil Bung Ahaw menyatakan melalui momentum konstitusional pilkada Bangka Selatan tahun 2020 ini, kita sebagai rakyat kembali berkesempatan menentukan arah pembangunan daerah untuk periode pemerintahan berikutnya.

"Kalau kita salah memilih pemimpin daerah kita ini lima tahun ke depan, maka masa depan daerah kita dipertaruhkan," ungkapnya.

Sementara itu Cabup Nomor Urut 2 (dua) Aditya Rizki Pradana yang akrab disapa Adit mengatakan bersama Ir. Ahmad Damiri, mereka, paslon nomor urut 2 (dua) ingin pembangunan di daerah ini terus berkesiambungan dan sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia.

"Tak ada yang kami kejar dan targetkan selain kesejahteraan dan kemakmuran untuk warga daerah ini. Insya Allah, kami akan membawa daerah ini sejajar dengan daerah lainnya di negara ini. Termasuk soal kesejahteraan warga yang memang menjadi kewajiban kami sebagai pemimpin daerah. Soal tata kelola pemerintahan, kemampuan Pak Damiri tak usah kita ragukan lagi. Birokrat sejajti. Ahlinya soal pemerintahan," ujar mantan Anggota DPRD Provinsi Babel ini.

Sedangkan Ir. Ahmad Damiri meyakinkan warga Bangka Selatan bahwa kehadiran mereka dalam kontestasi Pilkada tahun 2020 adalah untuk pembangunan Bangka Selatan yang berkelanjutan.

"Apalagi saya berpasangan dengan anak muda Bangka Selatan Adit yang memiliki kompetensi yang bagus dan kemampuan yang hebat sehingga akan mampu membawa daerah ini berkompetsisi dengan daerah lainnya di Indonesia ini," ungkap mantan sekda Bangka Selatan ini. (tim)

Penulis: iklan bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved