Virus Corona di Bangka Belitung

Pelayanan IGD Rawat Jalan dan Rawat Inap RSUD Depati Hamzah Tutup Sementara, Tenaga Kesehatan Diswab

Pelayanan IGD Rawat Jalan dan Rawat Inap RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang tutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Pelayanan IGD Rawat Jalan dan Rawat Inap RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinan 

Serta ada tiga orang yang dinyatakan selesai pemantauan atau bebas covid-19, berdasarkan revisi5 Kemenkes RI, yang saat ini sudah kembali pulang ke rumah.

Kata Hakim, dengan bertambahnya enam orang kasus positif baru tersebut, totak saat ini yang sedang menjalani karantina berjumlah 87 orang.

"Total kasus menjadi 371 orang, yang dinyatakan selesai isolasi dan bebas Covid-19 sebanyak 280 orang, dalam isolasi atau perawatan 87 orang, dan meninggal dunia 4 orang," sebutnya.

Hakim menuturkan, pihaknya akan memetakan kembali bidang kesehatan dimana wilayah-wilayah yang masih lemah, hingga lebih meningkatkan kembali dibidang penegakan hukum.

"Solusi-solusi apabila terjadi peningkatan  dan sosialisasi tentang 3M itu semakin gencar kita lakukan, itu yang paling ditekankan," kata Hakim kepada Bangkapos.com, Rabu (9/12/2020)

Menurutnya, untuk sementara orang atau pasien yang terpapar covid-19 di Kota Pangkalpinang masih dititipkan di BKPSDMD dan asrama haji gedung milik Provinsi Bangka Belitung.

"Kalau untuk masyarakat umum kita masih titipkan di BKPSDM dan Asrama Haji milik Provinsi, kita belum ada tempat karantina sendiri," ujar Hakim

Hakim menyebutkan, melihat lonjakan kasus beberapa minggu terakhir untuk orang berstatus tanpa gejala (OTG) diperbolehkan untuk mengisolasi diri secara mandiri di rumah.

"Kalau yang tidak memiliki gejala diperbolehkan untuk isolasi secara mandiri di rumah, tapi jalau yang memiliki gejala ringan kami minta untuk di karantina di BKPSDM atau rumah sakit sebab dapat dipantau langsung oleh petugas disana," jelasnya.

Buka Kembali Karantina LPMP

Sementara itu, pada  Januari 2021 nanti pihaknya akan memikirkan untuk membuka karantina di LPMP kembali.

"Nanti Januari akan kita pikirkan lagi, kita akan buka pendaftaran relawan karena tempat karantina itu petugasnya ada relawan, dan kalau petugas puskesmas kita sudah tidak mampu kalau diminta untuk jadi relawan juga," ungkapnya

Sementara itu, untuk ruang atau kamar isolasi yang ada di rumah sakit di Kota Pangkalpinang juga belum ada penambahan kamar.

"Kalau rumah sakit mungkin belum, karena rumah sakit kita dua yang punya ruang isolasi dan saat ini yang dikarantina di rumah sakit itu orang yang benar-benar memiliki gejala dan perlu perawatan khsus," jelas Hakim.

( Bangkapos.com / Andini Dwi Hasanah )

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved