Minggu, 31 Mei 2026

Daun Pepaya Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Apa Saja?

Banyak olahan daun pepaya, seperti teh, ekstrak, tablet, dan jus, sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dan meningkatkan kesehatan

Tayang:
Editor: suhendri
Freepik
Daun pepaya 

Sifat anti-peradangannya yang tinggi juga diyakini dapat mengurangi radang lambung dan usus besar.

Tak hanya itu, jus daun pepaya juga disebut menyembuhkan tukak lambung dengan membunuh bakteri H. pylori karena sifat antimikroba yang dimilikinya.

4. Menyuburkan rambut

Aplikasi daun pepaya secara topikal dengan dijadikan masker juga sering digunakan untuk menyuburkan rambut dan menjaga kesehatan kulit kepala.

Namun, bukti yang mendukung kemanjurannya untuk tujuan ini masih sangat terbatas.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres oksidatif yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan kemudian meningkatkan pertumbuhan rambut.

Sementara daun pepaya mengandung beberapa senyawa dengan sifat antioksidan, seperti flavonoid dan vitamin E.

Meski begitu, belum ada bukti signifikan yang menyebutkan bahwa aplikasi topikal daun pepaya bisa memicu kesuburan rambut.

Hanya saja, daun pepaya memiliki sifat anti-jamur dalam tabung reaksi sehingga kerap dianggap mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala dengan menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe.

5. Membuat kulit lebih sehat

Daun pepaya sering dikonsumsi secara oral maupun diaplikasikan secara topikal untuk menjaga kesehatan kulit dan membuatnya tampak lebih bersih dan tampak awet muda.

Papaya, enzim pelarut protein dalam daun pepaya, dapat digunakan secara topikal sebagai eksfolian untuk mengangkat sel kulit mati dan berpotensi mengurangi kejadian pori-pori tersumbat, rambut yang tumbuh ke dalam, hingga jerawat.

Selain itu, enzim daun pepaya juga banyak digunakan untuk meningkatkan penyembuhan luka.

Sebuah penelitian menemukan bahwa enzim tersebut meminimalkan munculnya jaringan parut pada kelinci yang diteliti.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved