Jumat, 24 April 2026

Hipertensi

Hati-hati, 9 Makanan Ini Bisa Sebabkan Darah Tinggi

Tekanan darah adalah ukuran seberapa kuatnya jantung memompa darah ke seluruh tubuh Anda.

Editor: suhendri
Freepik
Garam 

Satu acar mentimun kecil misalnya, dapat mengandung 447 mg sodium.

5. Sup kalengan

Sup kalengan adalah pilihan makanan sederhana yang mudah disiapkan, terutama saat Anda kehabisan waktu atau merasa tidak enak badan.

Namun, sup kalengan mengandung banyak natrium. Ini berarti sup kalengan dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Baca juga: 7 Makanan untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Satu kaleng sup tomat misalnya, dapat mengandung 1.110 mg sodium, sedangka satu kaleng sup ayam dan sayur isa mengandung 2.140 mg natrium.

Sebagai jalan sehat, cobalah memilih sup rendah natrium atau buat sup sendiri di rumah dari bahan-bahan segar.

6. Produk tomat kalengan

Kebanyakan saus tomat kalengan, saus pasta, dan jus tomat mengandung banyak sodium.

Ini berarti dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah Anda, terutama jika Anda sudah memiliki tekanan darah tinggi.

Satu porsi (135 g) saus marinara misalnya, dapat mengandung 566 mg sodium.

Adapun satu cup jus tomat bisa mengandung 615 mg natrium.

Sebagai pilihan yang lebih sehat, Anda harus dapat produk tomat kalengan rendah natrium atau lebih baik membuatnya sendiri.

Untuk mengendalikan tekanan darah Anda, gunakan tomat segar dalam membuat saus tomat yang kaya akan antioksidan yang disebut likopen.

Sayuran segar memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Sakit Punggung Bisa Jadi Ciri TBC Tulang

 7. Gula

Gula dapat meningkatkan tekanan darah Anda dengan berbagai cara.

Penelitian menunjukkan bahwa gula, terutama minuman yang dimaniskan dengan gula, berkontribusi pada penambahan berat badan pada orang dewasa dan anak-anak.

Kelebihan berat badan dan obesitas ini kemudian dapat meningkatkan risiko seseorang terkena tekanan darah tinggi.

Menambahkan gula mungkin juga memiliki efek langsung pada peningkatan tekanan darah, menurut tinjauan studi pada 2014.

Sebuah studi pada wanita dengan tekanan darah tinggi melaporkan bahwa penurunan gula sebesar 2,3 sendok teh dapat menyebabkan penurunan sistolik 8,4 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik 3,7 mmHg.

AHA merekomendasikan batas gula tambahan harian berikut:

* 6 sendok teh atau 25 gram untuk wanita

* 9 sendok teh atau 36 gram untuk pria

Baca juga: Waspasai 10 Gejala dan Penyebab TBC Paru

 8. Makanan olahan dengan lemak trans atau lemak jenuh

Untuk menjaga kesehatan jantung, siapa saja harus mengurangi asupan lemak jenuh dan menghindari lemak trans.

Ini terutama berlaku untuk orang dengan tekanan darah tinggi.

Lemak trans adalah lemak buatan yang meningkatkan umur simpan dan stabilitas makanan kemasan.

Sayangnya, lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah.

Reaksi ini pun dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi.

Lemak jenuh juga dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

Lemak trans diketahui sangat buruk bagi kesehatan Anda dan telah dikaitkan dengan gangguan kesehatan jantung, termasuk peningkatan risiko:

* Penyakit jantung

* Stroke

* Diabetes tipe 2

Makanan kemasan yang sudah disiapkan sebelumnya sering kali mengandung lemak trans dan lemak jenuh, di samping gula, natrium, dan karbohidrat rendah serat dalam jumlah tinggi.

Sementara itu, lemak jenuh banyak ditemukan pada produk hewani, seperti:

* Mentega

* Daging merah

* Kulit ayam

AHA merekomendasikan pengurangan asupan lemak jenuh dan lemak trans untuk membantu mencegah hipertensi dan menjaga kesehatan jantung.

Salah satu cara untuk mengurangi asupan lemak jenuh adalah dengan mengganti beberapa makanan hewani dengan alternatif nabati yang menyehatkan.

Banyak makanan nabati mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang menyehatkan.

Contoh makanan nabati ini, meliputi:

* Kacang-kacangan

* Biji-bijian

* Minyak zaitun

* Alpukat

9. Alkohol

Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Jadi, Anda harus membatasinya atau menghindarinya jika tidak ingin mengalami hipertensi.

Begitu juga jika Anda telah memiliki tekanan darah tinggi.

Dokter Anda mungkin akan menyarankan agar Anda mengurangi jumlah alkohol yang Anda minum.

Alkohol juga dapat mencegah obat tekanan darah apa pun yang Anda konsumsi bekerja secara efektif melalui interaksi obat.

Selain itu, banyak minuman beralkohol yang tinggi gula dan kalori.

Artinya, minum alkohol dapat berkontribusi pada kelebihan berat badan dan obesitas, yang dapat meningkatkan risiko hipertensi. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 9 Makanan Penyebab Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved