6 Tips Diet Saat Puasa Supaya Kesehatan Tetap Prima dan Berat Badan Tetap Ideal
Saat sahur, pilih menu yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein sehat.
Selama puasa, Anda bisa mengatur pola konsumsi air putih dengan dua gelas saat membatalkan puasa, empat gelas setelah salat Magrib sampai lepas makan malam, dan dua gelas saat sahur.
Batasi konsumsi kafeina seperti teh, kopi, soda, cokelat, dll.
Minuman berkafeina bersifat diuretik atau bikin Anda sering berkemih.
Baca juga: Anda Penderita Asam Urat? Sebaiknya Hindari 12 Makanan Ini
3. Berbuka puasa dengan menu takjil ringan
Di bulan Ramadhan, metabolisme tubuh melambat dan tingkat energi orang yang berpuasa praktis jadi menurun.
Beberapa orang, cenderung langsung tancap gas makan berlebihan saat berbuka puasa.
Padahal, buka puasa semestinya butuh pemanasan setelah tubuh seharian berpuasa tanpa makan dan minum.
Coba berbuka puasa dengan menu takjil ringan yang sehat.
Pilihannya dengan meneguk segelas air putih, satu butir kurma, dan sayuran (sup, cah sayur, gado-gado, salad, dll).
Hindari berbuka puasa langsung dengan makanan tinggi karbohidrat.
Setelah salat Magrib, jalan-jalan ringan selama lima menit atau istirahat sejenak, baru siapkan tubuh untuk makan malam dengan komposisi gizi seimbang.
Baca juga: Mengenal 7 Jenis Obat Asam Urat
4. Hindari gorengan dan pilih menu yang sehat
Buka puasa bukan berarti sesi balas dendam untuk memanjakan tubuh yang telah menahan lapar dan haus sepanjang hari.
Anda tetap perlu bijak mengonsumsi asupan saat waktu buka puasa tiba, termasuk teknik memasak sampai pilihan menunya.
Sebisa mungkin hindari semua menu yang dimasak dengan cara digoreng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikmichaela-zolakova-ilustrasi-diet-rendah-karbohidrat.jpg)